Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi di Situbondo Jatim

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi di Situbondo Jatim Doc: ANTARA
Ket. Barang bukti mobil sedan penyalahgunaan BBM subsidi pertalite diamankan di Polres Situbondo, Jawa Timur.

SITUBONDO - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, kembali mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak subsidi jenis pertalite yang diangkut menggunakan mobil sedan dengan tangki yang telah dimodifikasi.

Kepala Satreskrim Polres Situbondo Ajun Komisaris Polisi Agung Hartawan di Situbondo, Jumat (17/4), mengatakan dari pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi itu, polisi mengamankan seorang pria inisial JHS, warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, berikut barang bukti ratusan liter pertalite dan mobil sedan dengan tangki yang sudah dimodifikasi.

"Kami mengamankan pria terduga penyalahgunaan BBM subsidi pertalite pada Rabu (15/4) di rumahnya dan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

Agung menyampaikan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas pengangkutan BBM di wilayah mereka dan selanjutnya tim dari Unit II Tindak Pidana Khusus Satreskrim turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan di lokasi, anggota mendapati pelaku sedang menggunakan satu unit mobil sedan berwarna biru metalik dengan nopol P 1019 DO untuk mengangkut BBM subsidi.

Menurut Agung, modus yang digunakan pelaku adalah membeli pertalite di SPBU Landangan dengan harga normal Rp10.000 per liter.

Untuk mengelabui petugas serta memudahkan pemindahan BBM, di dalam mobil sedan menggunakan bantuan corong bensin yang disambung dengan selang untuk mengalirkan BBM pertalite ke dalam jeriken yang tertata di bagasi mobil yang telah dimodifikasi.

"Dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas menyita barang bukti berupa enam buah jeriken berkapasitas masing-masing 30 liter dan seluruh jeriken tersebut ditemukan dalam kondisi terisi penuh pertalite, dengan total mencapai 180 liter," katanya.

Agung menambahkan penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka dan berkoordinasi dengan ahli dari BPH Migas serta jaksa penuntut umum terkait kasus penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.