Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Pertamina Sandar di Ampenan NTB, Pasok 6.000 Kilo Liter BBM Pertalite dan B40

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Pertamina Sandar di Ampenan NTB, Pasok 6.000 Kilo Liter BBM Pertalite dan B40 Doc: Pertamina Patra Niaga
Ket. Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga Transko Antasena.

JAKARTA - Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat, dengan total muatan mencapai 6 ribu kiloliter (KL), terdiri atas 3 ribu KL Pertalite dan 3 ribu KL bahan bakar B40.

“Setiap kapal yang sandar di Ampenan memiliki peran strategis dalam memastikan energi tersedia secara tepat waktu dan merata,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4).

Kapal tanker Pertamina sandar di Pelabuhan Ampenan untuk memperkuat pasokan energi di wilayah NTB dan sekitarnya.

Pertalite dan B40 disalurkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor transportasi, hingga aktivitas industri di wilayah selatan nusantara.

“Melalui armada yang beroperasi secara rutin, Pertamina Patra Niaga menjaga kesinambungan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat di wilayah selatan nusantara tetap terpenuhi,” ujarnya.

Kedatangan kapal tanker Transko Antasena ini menjadi bagian dari rantai distribusi energi nasional yang strategis, mengingat Ampenan merupakan salah satu simpul penting penyaluran BBM di kawasan Nusa Tenggara.

Dari terminal ini, pasokan energi selanjutnya didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota di Pulau Lombok dan sekitarnya, untuk mendukung kebutuhan ribuan konsumen setiap harinya.

Roberth menyampaikan bahwa armada laut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, khususnya di wilayah kepulauan yang bergantung pada distribusi melalui jalur laut.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia mengandalkan kapal tanker sebagai penghubung distribusi energi antara terminal suplai dan wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa darat.

Di NTB, jalur laut menjadi sarana utama dalam memastikan keandalan pasokan energi, khususnya bagi pulau-pulau yang bergantung pada konektivitas maritim.

Dengan frekuensi pengiriman rutin yang mencapai lebih dari 30 voyage per bulan ke kawasan NTB, Pertamina Patra Niaga terus menjaga distribusi energi tetap berjalan secara aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.