Program Rekrutmen 1.000 Pramudi Mikrotrans di Jakarta Barat
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 23:57 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) akan memfasilitasi program rekrutmen 1.000 pramudi Mikrotrans yang diinisiasi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menyebut, program itu diharapkan menjadi solusi strategis dalam penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.
"Jadi nantinya program ini akan prioritaskan SDM asal Jakarta Barat untuk mengisi kebutuhan pramudi," kata saat menerima audiensi PT Transportasi Jakarta, Selasa.
Pihaknya juga menyarankan adanya kolaborasi dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD). "Itu untuk memastikan calon pramudi memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesional Transjakarta," tutur Iin.
Selain itu, Iin memberikan catatan operasional Transjakarta mengenai keamanan dan kenyamanan penumpang. Sehingga, diharapkan Transjakarta bisa melakukan perlindungan lebih maksimal bagi kelompok rentan dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai angkutan umum kota global, armada Transjakarta harus ramah terhadap kelompok rentan dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual," katanya.
Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Dukungan Bisnis PT Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari menjelaskan, program rekrutmen 1.000 pramudi ini bertujuan untuk peremajaan personel.
Hal itu mempertimbangkan terdapat sekitar 1.500 pramudi Mikrotrans yang telah memasuki usia di atas 55 tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, seluruh proses rekrutmen ini gratis karena dibiayai oleh dana CSR yang dikelola melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta.
"Setiap peserta akan dapat berbagai fasilitas meliputi Medical Check-Up (MCU), psikotes, hingga pendidikan di Transjakarta Academy," kata dia.
Sedangkan mengenai kriteria dan persyaratan calon pramudi, Mayangsari menjelaskan pendaftar harus memiliki KTP DKI Jakarta, berusia antara 22 hingga 45 tahun, pendidikan minimal SMA (untuk menjamin kemampuan pengambilan keputusan di jalan), memiliki karakter patuh, ramah (hospitality), dan kontrol emosi yang baik.
Saat ini, Transjakarta tengah mengimplementasikan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Driver Monitoring System (DMS) untuk memantau perilaku pengemudi secara nyata (real-time).
Selain itu, melalui Transjakarta Academy, para calon pramudi akan menjalani pelatihan intensif selama empat hari, mencakup pembinaan mental fisik (Bintalsik), teknik mengemudi halus, hingga etika komunikasi.
"Kami juga targetkan kuota 30 persen pramudi perempuan. Saat ini, lulusan pertama TJ Academy berjumlah 13 orang dan semuanya adalah perempuan yang sangat kompeten dan profesional," tandasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!