Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menelisik Perkara Sampah di Jakarta Barat

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:00 WIB | Oleh:

Meski akhirnya diangkut petugas, Masruroh berharap ada pengawasan yang lebih ketat terhadap kebersihan serta kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya.

Beralih ke bangunan rusunawa, persoalan sampah juga terjadi, khususnya pada lorong saluran pembuangan vertikal (trash chute/shaft).

Saluran ini terintegrasi dengan gedung dari lantai satu hingga lantai 16, berukuran sekitar 30 x 60 sentimeter, dan berfungsi untuk menjatuhkan sampah rumah tangga dari lantai atas ke lantai dasar.

Setiap lantai dilengkapi satu pintu trash chute yang dapat dibuka-tutup untuk membuang sampah ke penampungan di lantai dasar.

Namun, penampungan sampah di area lantai dasar terlihat sudah penuh dan belum diangkut.

Kondisi itu membuat sampah yang baru dibuang dari atas tersumbat di dalam saluran hingga menumpuk, terutama pada jalur pembuangan di Tower B dan C.‎

Pada saluran pembuangan di Tower B, sampah telah tersumbat selama kurang lebih satu bulan dan menumpuk hingga lantai tiga.

Sementara itu, kondisi lebih parah terjadi di Tower C, di mana sampah menumpuk hingga lantai enam.

Imbasnya, warga yang tinggal di lantai bawah tidak lagi dapat membuang sampah melalui shaft dan harus turun langsung ke lantai dasar.

Petugas rusun pun mengeluhkan kompleksitas pekerjaan membersihkan shaft tersebut. Pasalnya, penghuni kerap tetap membuang sampah meski proses pembersihan sedang berlangsung.

"Tertimpa buangan sampah adalah makanan sehari-hari para petugas kebersihan di rusun tersebut," kata Pelaksana Kebersihan Rusunawa Tambora, Soiful Bahri.

Ia menyebut, petugas harus masuk ke dalam shaft yang dipenuhi sampah berbau busuk untuk mengeruk tumpukan secara manual.

Sampah-sampah itu ditarik keluar, dimasukkan ke dalam tong sampah besar, lalu dibawa turun menggunakan lift.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.