Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kreativitas Naik Kelas, Ekonomi Kreatif Masuk Jantung Strategi Pembangunan

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kreativitas Naik Kelas, Ekonomi Kreatif Masuk Jantung Strategi Pembangunan Doc: ANTARA/ HO Kementerian Ekonomi Kreatif.
Ket. Ilustrasi-Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, di Tomohon, Sulawesi Utara.

JAKARTA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menempatkan sektor ekonomi kreatif sebagai bagian integral dari strategi pembangunan nasional melalui kreativitas dan inovasi.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2045 yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan dengan target kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat menjadi lebih dari 8 persen pada 2029.

“Rencana pembangunan jangka menengah kita mengidentifikasikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru untuk berkembang, dengan ambisi untuk meningkatkan kontribusi hingga lebih dari 8 persen dari PDB pada 2029,” kata Rachmat dalam acara pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, di Jakarta, Kamis (22/10).

Rachmat mengatakan ekonomi kreatif telah menjadi mesin pertumbuhan baru melalui penguatan inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan nilai tambah produk berbasis kekayaan intelektual.

Kinerja sektor ekonomi kreatif Indonesia pada 2025 turut menjadi landasan untuk mendorong pencapaian target tersebut. Dalam pidato itu disebutkan, sektor ekonomi kreatif menghasilkan investasi sekitar Rp183 triliun, ekspor hampir 32 miliar dolar Amerika Serikat (AS), serta menyerap tenaga kerja sekitar 27 juta orang.

Meski demikian, pengembangan ekonomi kreatif perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah dari karya dan inovasi lokal.

“Ini bukan hanya statistik ekonomi. Mereka merupakan kehidupan, peluang, dan banyak aspirasi. Kemudian, tantangan selanjutnya adalah untuk bergerak lebih jauh di jaringan nilai,” kata Rachmat.

Pemerintah menilai cerita, desain, film, dan gim perlu dikembangkan menjadi aset ekonomi yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan serta memberikan imbal hasil yang adil bagi para penciptanya.

Penguatan ekosistem menjadi salah satu langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut. Upaya ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk dalam memperluas akses pasar serta memperkuat perlindungan kekayaan intelektual.

Selain itu, transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dinilai semakin mempengaruhi cara nilai ekonomi kreatif dihasilkan, didistribusikan, dan dihargai.

Karena itu, perkembangan teknologi perlu diiringi kebijakan yang dapat memperkuat posisi pencipta dan memastikan pelaku kreatif memperoleh manfaat ekonomi dari karyanya.

“Sumber daya alam tersebar tidak merata, kapital finansial terkonsentrasi, namun kreatif ada di setiap masyarakat. Tugas kami adalah memastikan talenta di mana saja memiliki peluang untuk berkembang,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.