Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Ciremai Membara! KDM Turun Tangan Padamkan Api, Beri Warning Keras ke Warga

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Karhutla Ciremai Membara! KDM Turun Tangan Padamkan Api, Beri Warning Keras ke Warga Doc: ANTARA/HO BPBD Kabupaten Kuningan
Ket. Kondisi terkini kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (22/10).

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Kabupaten Kuningan, Kamis ini, dengan juga berpesan agar warga stop bakar ilalang.

Gubernur yang akrab disapa KDM ini langsung bertolak ke lokasi kebakaran, untuk mengonsolidasikan tim gabungan setelah api terdeteksi membakar area hutan bambu seluas kurang lebih dua hektare, guna mengantisipasi perluasan titik api di tengah cuaca terik kemarau.

"Mohon doanya kepada semua warga Jawa Barat agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi. Saya ke lokasi memimpin langsung upaya pemadaman api," kata Dedi Mulyadi dalam akun sosial medianya yang dikonfirmasi ulang di Bandung.

Dedi mengungkapkan bahwa kondisi geografi dan medan pegunungan yang terjal menjadi tantangan berat bagi pergerakan personel di lapangan.

Kendati demikian, dia menekankan langkah pemadaman cepat wajib ditempuh agar kobaran api tidak merembet ke zona inti taman nasional.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran ilalang atau pembersihan lahan pertanian menggunakan api, mengingat suhu udara yang tinggi dan belum turunnya hujan secara merata di wilayah Jawa Barat.

"Kondisi cuaca yang masih terik dan hujan yang belum turun secara merata dapat meningkatkan risiko kebakaran," ujar Dedi.

Berdasarkan laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, karhutla terdeteksi sejak Rabu (21/10) pukul 20.44 WIB pada koordinat geografis 6,8 derajat Lintang Selatan dan 108,4 derajat Bujur Timur.

Titik api tersebar di kawasan hutan perbatasan Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Sementara itu, Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Balai TNGC Eska Nata Suryana mengonfirmasi bahwa hingga Kamis siang, patroli udara merekam masih adanya kepulan asap dan titik api yang menyala.

"Tim gabungan dari Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC dan masyarakat sekitar kawasan hutan, dan unsur tim gabungan lainnya, masih berupaya memadamkan area terdampak," ucap Eska Nata Suryana.

Pihak Balai TNGC turut mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan bekas pembakaran saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan serta proaktif melaporkan ke posko terdekat apabila mendapati kemunculan titik api baru. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.