Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Asal Belanda Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani, Dievakuasi Pakai Helikopter

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Pendaki Asal Belanda Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani, Dievakuasi Pakai Helikopter Doc: ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.
Ket. Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap pendaki yang alami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (22/10).

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melakukan evakuasi medis menggunakan helikopter terhadap seorang pendaki inisial ET (28) warga negara Belanda yang mengalami kecelakaan di jalur pendakian Sembalun kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Korban mengalami cedera pada kaki hingga tidak mampu berdiri dan membutuhkan penanganan medis segera," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiarsito dalam keterangan diterima di Mataram, Kamis (22/10).

Ia mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 07.27 Wita, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani langsung berkoordinasi untuk melakukan evakuasi dengan pihak terkait sesuai dengan asuransi premium yang dimiliki korban.

Evakuasi medis udara pun dilakukan. Helikopter tiba di Pelawangan 2 pada pukul 12.12 Wita dan korban diterbangkan menuju Denpasar dan tiba di Benoa Heliport untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit," jelas dia.

Balai TNGR mengapresiasi kolaborasi Basarnas Mataram, Asuransi Syariah Kita Bisa, EMHC, SGI Air Bali, Nusa Medika Clinic, para relawan, serta seluruh petugas yang terlibat dalam proses evakuasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pendakian. Persiapkan kondisi fisik, gunakan perlengkapan sesuai standar, dan selalu patuhi arahan petugas.

"Sebab, keberhasilan sebuah pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang kembali dengan selamat," katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat maupun wisatawan yang ingin melakukan pendakian agar melakukan persiapan dengan baik dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami mengimbau kepada para pendaki untuk tetap mematuhi aturan untuk keselamatan dan kelestarian kawasan Gunung Rinjani," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.