Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sesosok Mayat Laki-laki dengan Luka di Leher di Jombang

📅 Senin, 13 Apr 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Sesosok Mayat Laki-laki dengan Luka di Leher di Jombang Doc: ANTARA/ HO-Polres Jombang
Ket. Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan di Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG -- Aparat Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur menangani temuan mayat dengan luka di bagian leher yang seperti akibat benda tajam di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengemukakan pihaknya masih mendalami terkait dengan temuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu. Mayat tersebut ditemukan dari laporan warga yang curiga ada orang tertelungkup di sungai.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat menemukan mayat laki-laki umur sekitar 30 tahun di daerah aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh ini. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai," katanya kepada wartawan di Jombang, Minggu.

Ia menambahkan polisi yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban juga dilakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan luka di bagian leher dan pipi korban.

Tubuh korban juga dibawa petugas ke rumah sakit di Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas melakukan autopsi guna mengetahui dengan pasti penyebab kematiannya.

"Ada dugaan luka di lehernya dan di pipi. Ini sudah kami bawa ke rumah sakit di Jombang untuk dilaksanakan autopsi guna mengetahui secara pasti apakah korban mati secara wajar atau ada dugaan tindak pidana," kata dia.

Pihaknya belum bisa menjelaskan lebih detail terkait dengan luka di leher dan pipi korban sebab masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.

Selain itu, polisi saat ini juga masih mendalami terkait dengan kematian korban dengan memeriksa sejumlah saksi. Petugas juga mengumpulkan bukti-bukti di lokasi temuan serta sejumlah bukti lainnya.

Dirinya juga menambahkan aliran Sungai Mrican tersebut juga cukup panjang bahkan bisa sampai Kediri. Selain itu, warga sekitar juga tidak ada yang mengenal korban sehingga polisi pun masih mencari identitasnya.

"Warga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tidak mengenal yang bersangkutan. Bisa jadi dugaannya bukan warga Megaluh tapi terbawa arus sungai," kata dia.

Pihaknya juga menambahkan dari kondisi mayat, korban belum 24 jam. Namun, untuk memastikan kondisinya tetap menunggu hasil autopsi tim medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (6)

Genjer Genjer
Genjer Genjer
13 Apr 2026, 16:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Genjer Genjer
Genjer Genjer
13 Apr 2026, 16:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Genjer Genjer
Genjer Genjer
13 Apr 2026, 16:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 20:47 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 20:47 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Taulaju kurase
Taulaju kurase
14 Apr 2026, 20:47 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.