Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakistan Kirimkan Jet Tempur ke Pangkalan Udara Arab Saudi sebagai Dukungan Pakta Pertahanan atas Serangan Iran

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 04:36 WIB | Oleh:
Pakistan Kirimkan Jet Tempur ke Pangkalan Udara Arab Saudi sebagai Dukungan Pakta Pertahanan atas Serangan Iran Doc: Istimewa
Ket. Jet yang dikirimim kemungkinan adalah JF-17 Thunder, karena itu jet andalan Pakistan yang digunakan dalam deployment pertama di Saudi.

ISLAMABAD - Pakistan telah mengerahkan jet tempur ke Arab Saudi , langkah militer nyata pertamanya di bawah pakta pertahanan bersama antara kedua negara, saat negara itu menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata yang bertujuan mengakhiri pertempuran regional selama berminggu-minggu antara AS, Israel, dan Iran.

Dari Al Jazeera, Pesawat-pesawat tersebut — campuran jet tempur dan jet pendukung — mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz di Provinsi Timur Arab Saudi pada hari Sabtu, demikian diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Arab Saudi.

Pengerahan pasukan tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian pertahanan kolektif yang ditandatangani pada September 2025, yang mewajibkan setiap negara untuk menganggap serangan terhadap negara lain sebagai serangan terhadap diri mereka sendiri.

Pakta tersebut ditandatangani selama kunjungan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke Riyadh September lalu, di mana ia bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Saat jet-jet itu mendarat di kerajaan tersebut, Pakistan sedang menjadi tuan rumah negosiasi langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, dengan delegasi senior dari kedua belah pihak duduk di meja dan mediator Pakistan berada di ruangan, berupaya mengakhiri perang yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Sejak Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap apa yang mereka sebut sebagai target AS di negara-negara Teluk menyusul pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei oleh AS dan Israel pada 28 Februari, Pakistan telah menyeimbangkan komitmennya di kedua sisi.

Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengatakan bahwa ia secara pribadi memperingatkan para pemimpin Iran bahwa Islamabad terikat oleh kewajibannya kepada Riyadh berdasarkan perjanjian tersebut pada awal Maret.

Iran meminta jaminan bahwa wilayah Saudi tidak akan digunakan untuk menyerangnya, kata Dar, menambahkan bahwa ia telah memperoleh jaminan tersebut.

Namun, serangan Iran terhadap target di Arab Saudi terus berlanjut, termasuk pangkalan-pangkalan penting dan gedung kedutaan besar AS.

Panglima Angkatan Darat, Marsekal Lapangan Asim Munir, terbang ke Riyadh pada awal Maret untuk membahas langkah-langkah menghentikan serangan Iran dalam kerangka pakta tersebut.

Empat hari sebelum pengerahan jet tempur pada hari Sabtu, Sharif menelepon putra mahkota untuk berjanji bahwa Pakistan akan berdiri "bahu-bahu" dengan kerajaan tersebut.

Kedua negara juga sepakat untuk mempercepat paket investasi Arab Saudi yang dijanjikan untuk Pakistan senilai $5 miliar.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed al-Jadaan telah bertemu dengan Perdana Menteri Sharif di Islamabad bersama Dar dan Munir.

Arab Saudi adalah rumah bagi sekitar 2,5 juta pekerja Pakistan yang kiriman uangnya membantu menopang perekonomian yang rapuh, dan telah berulang kali memberikan bantuan keuangan kepada Islamabad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Seorang Pendaki Gunung Kayu...
Nasional
Terduga Pemerkosa Anak di C...
Daerah
Dua Pengedar Uang Palsu di ...
Ekonomi
Asosiasi: Pasar UMKM Tertek...
Megapolitan
Poris Plawad Penuh Asap Keb...

Pemkot Bandung Tertibkan Pedagang di Depan Pusdai

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Tertibkan Pe...
Kado Spesial HUT Jakarta, Naik MRT, LRT, dan Bus Transjakarta Cuma Rp1

Kado Spesial HUT Jakarta, Naik MRT, LRT, dan Bus Transjakarta Cuma Rp1

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.