Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebentar Lagi Musim Kemarau, Warga Lebak Diingatkan untuk Jalankan PHBS

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 13:08 WIB | Oleh:
Sebentar Lagi Musim Kemarau, Warga Lebak Diingatkan untuk Jalankan PHBS Doc: ist
Ket. kekeringan

LEBAK – Sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, termasuk Lebak Banten. Maka, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyosialisasikan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam menghadapi kemarau panjang karena fenomena Godzilla El Nino, untuk mencegah berbagai penyakit menular dan tidak menular.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Nining Tilawah di Lebak, Jumat, mengatakan pihaknya menginstruksikan seluruh petugas puskesmas agar terus-menerus menyosialisasikan dan memberikan edukasi PHBS di masyarakat, karena manfaat budaya PHBS secara langsung dapat mencegah berbagai penyakit menular dan tidak menular.

Pola itu, di antaranya masyarakat rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang bergizi dan berprotein, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak buang air besar (BAB) sembarangan tempat, tidak merokok, begadang, dan mengonsumsi minuman keras.

Selama ini, kata dia, penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC), infeksi saluran pernapasan atas (ispa), demam berdarah dengue (DBD), campak, dan diare akibat masyarakat tidak membudayakan PHBS.

Ia mengatakan untuk pencegahan penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan jantung, masyarakat harus menerapkan PHBS dengan tidak merokok, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan, serta olahraga secara teratur.

"Kami berharap masyarakat dapat membudayakan PHBS, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan juga usia harapan hidup (UHH)," katanya.

Kepala Puskesmas Rangkasbitung Yangyang Citra Gumelar mengatakan pihaknya setiap hari melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi PHBS di masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan.

"Bila PHBS itu dilaksanakan dipastikan dapat mencegah berbagai penyakit, terlebih menghadapi musim kemarau," katanya.

Komunitas Peduli Kesehatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka setiap pekan melakukan olahraga di alun-alun setempat untuk menjaga stamina tubuh agar tetap sehat, sehingga dapat melaksanakan berbagai aktivitas kegiatan.

"Kami setiap hari berolahraga dengan berjalan dan senam keliling alun-alun, sekaligus membudayakan PHBS," kata Endang (60), salah satu anggota Komunitas Peduli Kesehatan Rangkasbitung.

60 Desa

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memperkuat intervensi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di 60 desa yang tercatat masih melakukan praktik buang air besar sembarangan (BABS).

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Selasa, menegaskan bahwa penuntasan masalah sanitasi di puluhan desa tersebut menjadi prioritas utama guna mengejar target zero BABS sebelum masa jabatannya berakhir.  

"Saat ini masih ada kurang lebih 60 desa yang masyarakatnya melakukan BABS. Tentu saya secara pribadi dan pemerintah daerah akan terus mengintervensi agar mereka menerapkan PHBS," ujar Zakiyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
TKDN Tidak Sesuai, APJIPMI ...
Daerah
Sumut Resmi Larang Pengguna...
Megapolitan
Polisi Ringkus Pemalak yang...
Nasional
Menbud Ungkap Jadwal Terbit...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.