Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Naik di Tengah Keraguan Gencatan Senjata Perang Iran

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 16:33 WIB | Oleh:
Harga Minyak Naik di Tengah Keraguan Gencatan Senjata Perang Iran Doc: Istimewa
Ket. Anjungan pengeboran minyak Claymore di Laut Utara, lepas pantai Aberdeen, Skotlandia

LONDON - Harga minyak global mungkin tetap di bawah 100 dolar AS per barel minggu ini menyusul gencatan senjata selama dua minggu yang disepakati di Timur Tengah - tetapi pengiriman fisik minyak mentah regional telah berpindah tangan dengan harga yang jauh lebih tinggi sebagai tanda tekanan yang terus berlanjut pada pasokan energi dunia.

Harga yang digunakan untuk menilai pengiriman minyak dari Laut Utara, yang dikenal sebagai campuran Forties, mencapai titik tertinggi yang belum pernah tercatat sejak tahun 2008, yaitu hampir $

147 dolar AS per barel pada hari Kamis karena kilang-kilang global terpaksa bersaing untuk mendapatkan kargo baru, menurut data LSEG.

Harga minyak mentah regional Inggris sedikit di atas harga minyak mentah Brent berjangka, patokan internasional untuk kargo fisik yang akan dikirim dalam waktu satu bulan. Harga Brent berjangka untuk pengiriman Juni mencapai 131,97 dolar AS per barel pada Kamis sore, turun dari rekor tertinggi 144,42 dolar AS  pada hari Selasa, menurut data yang dikumpulkan oleh Platts.

Harga minyak mentah fisik sangat kontras dengan harga berjangka Brent yang sering dikutip, sebuah kontrak 'kertas' keuangan, yang turun dari sekitar $110 per barel minggu lalu menjadi di bawah $95 per barel setelah gencatan senjata sementara yang disepakati oleh aliansi AS-Israel dan Iran pada hari Selasa.

Gencatan senjata yang rapuh tersebut membangkitkan harapan akan penyelesaian hambatan yang mengganggu ekspor energi Teluk melalui Selat Hormuz, tetapi perjanjian tersebut belum menghasilkan peningkatan yang berarti dalam jumlah kapal tanker minyak dan gas yang melintasi jalur perdagangan sempit tersebut, sehingga menyebabkan kesenjangan antara pasar keuangan dan pasar fisik untuk minyak mentah.

Selisih antara harga Brent berjangka, untuk pengiriman fisik bulan depan, dan harga Brent berjangka jangka pendek, yang sekarang merujuk pada pengiriman di bulan Juli, telah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, menurut analis di Goldman Sachs .

Bank investasi tersebut menjelaskan bahwa pasar menilai lebih tinggi jumlah barel yang dikirim pada bulan April dibandingkan barel yang dikirim pada musim panas ini, kemungkinan karena mereka melihat probabilitas tinggi bahwa gangguan tersebut akan berlangsung singkat. Sementara itu, kekurangan pasokan dalam jangka pendek terus meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dinkes: Penderita TBC di Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

UI Latih Warga Pulau Pramuka Budidaya Ikan Nila Air Payau untuk Tambah Penghasilan

UI Latih Warga Pulau Pramuka Budidaya Ikan Nila Air Payau untuk Tambah Penghasilan

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.