Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi, Warga Diminta Tenang dan Ikuti Arahan Pemerintah

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 10:50 WIB | Oleh:
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi,  Warga Diminta Tenang dan Ikuti Arahan Pemerintah Doc: Badan Geologi
Ket. Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT.

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi, Jumat (10/4), dengan kolom abu mencapai sekitar 500 meter di atas puncak sebagaimana dilaporkan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat, menyatakan bahwa erupsi terjadi pada pukul 07.24 Wita dengan kolom abu berwarna kelabu berintensitas sedang yang condong ke arah timur laut.

Erupsi tersebut terekam di seismogram PGA Gunung Lewotobi dengan amplitudo maksimum 7,4 mm dan durasi sekitar 2 menit 47 detik.

Aktivitas erupsi tersebut menambah catatan rangkaian aktivitas vulkanik sebelumnya setelah letusan terakhir yang terjadi pada Maret 2026, dan mengingatkan kembali periode erupsi eksplosif pada 2024 hingga 2025.

Meski demikian, Lana menyebut bahwa saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada status Level II atau waspada, dengan rekomendasi masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Warga juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu, Badan Geologi mengimbau penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.

Berdasarkan catatan sejarah, Gunung Lewotobi Laki-Laki memiliki karakter erupsi eksplosif yang menghasilkan lontaran material pijar, endapan abu, aliran lava, hingga awan panas, dengan periode erupsinya tercatat bervariasi antara satu hingga 29 tahun.

Data pemantauan satelit dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki terakhir juga menunjukkan pola deflasi atau pengempisan tubuh gunung, yang mengindikasikan tidak ada suplai magma besar dari dalam.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur dengan dampak signifikan itu terjadi November 2024 dan Maret-Oktober 2025.

Badan Geologi melaporkan saat erupsi pada Maret 2025 terjadi letusan hebat dengan kolom abu mencapai 8 - 10 kilometer dan aktivitas berlanjut hingga Oktober 2025 dengan puluhan erupsi dalam sepekan.

Ada lebih dari 500 kepala keluarga mengungsi dan harus direlokasi sebagaimana hasil kajian tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Geologi karena rumah beserta lingkungannya rusak berat terkena material vulkanik, juga sudah berada dalam kawasan rawan bencana erupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

37 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

52 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.