Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI harus Tawarkan Imbal Hasil Kompetitif agar Dana Asing Tidak Deras Keluar

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 00:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Direktur Masyarakat Ekonomi Politik Indonesia (MEPI), Iyuk Wahyudi mengatakan tertutupnya ruang penurunan suku bunga acuan menandakan bank sentral tidak lagi memiliki fleksibilitas besar untuk mendorong pertumbuhan melalui pelonggaran moneter. “Prioritas utama saat ini bergeser dari stimulus pertumbuhan ke stabilitas makro, khususnya menjaga nilai tukar rupiah dan mengendalikan potensi capital outflow,” kata Iyuk.

Upaya BI memperkuat instrumen SRBI mencerminkan strategi defensive policy untuk menjaga daya tarik aset domestik di tengah ketatnya likuiditas global. Dalam kondisi suku bunga global yang masih tinggi, Indonesia harus menawarkan imbal hasil yang kompetitif agar aliran dana asing tidak keluar secara signifikan.YK/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ini yang Dilakukan PBD Kalsel untuk Antisipasi Karhutla

1.5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Ini yang Dilakukan PBD Kals...
Luar Negeri
Ada Tiga Tantangan dalam Ta...

Viral! 60 Ribu Migran Maroko Nekat Masuk Spanyol, Puluhan Tewas di Perbatasan

Viral! 60 Ribu Migran Maroko Nekat Masuk Spanyol, Puluhan Tewas di Perbatasan

01 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.