Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Ungkap Belanda Kembalikan Dua Artefak Indonesia

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Menbud Ungkap Belanda Kembalikan Dua Artefak Indonesia Doc: Dokumentasi Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

JAKARTA – Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan dua artefak bersejarah sebagai bagian dari upaya pemulihan warisan budaya nasional. Keduanya adalah Arca Shiva abad ke-13 dari Jawa Timur dan Prasasti Damalung abad ke-15 dari Jawa Tengah.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menegaskan pengembalian ini bukan sekadar pemulangan benda bersejarah. Namun, lanjut dia, ini merupakan bagian dari upaya mengembalikan memori kolektif bangsa.

"Ini adalah pemulihan memori kolektif bangsa dan langkah nyata menuju rekonsiliasi sejarah,” ujar dia, Kamis (9/4).

Menurut Menbud, warisan budaya harus kembali kepada masyarakat Indonesia yang menjadi pemiliknya.

Fadli menambahkan hal ini juga memperkuat kerja sama Indonesia dan Belanda di bidang kebudayaan. Sebelumnya, kedua negara telah berhasil memulangkan fosil Manusia Jawa pada 2025 setelah lebih dari satu abad berada di luar negeri.

Saat ini, proses pengiriman artefak tengah berlangsung dan nantinya akan diserahkan kepada Museum Nasional Indonesia.

“Kami akan terus mengupayakan pemulangan artefak budaya lainnya yang masih berada di luar negeri," ujar dia.

Fadli menambahkan masih ada artefak-artefak lainnya yang akan dikembalikan ke Indonesia. Salah satunya adalah Al-Qur’an milik Teuku Umar, sebagai bagian dari upaya repatriasi warisan budaya yang dibawa ke luar negeri.

Dua artefak yang akan dikembalikan tersebut sebelumnya menjadi bagian koleksi Wereldmuseum Amsterdam dan Wereldmuseum Leiden. Kesepakatan pengembalian keduanya ditandatangani pada Selasa 31 Maret 2026 di Den Haag oleh Kedutaan Besar RI di Belanda.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan pemerintah Belanda sepakat mengembalikan 30 ribu jenis artefak milik Indonesia. Hal itu disampaikannya usai berkunjung ke Belanda pada September 2025.

"Saya diterima dengan sangat baik oleh Raja Belanda,” ujar dia. “Belanda akan mengembalikan 30 ribu item artefak yang mereka bawa dari Indonesia.”

Menurut Presiden, pengembalian artefak tersebut merupakan bentuk itikad baik dari Belanda yang ingin memelihara hubungan baik dengan Indonesia. “Ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama, khususnya di bidang kebudayaan dan sejarah,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.