Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Pakaian Diprediksi Naik hingga 40–50 Persen Imbas Konflik Timteng

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Harga Pakaian Diprediksi Naik hingga 40–50 Persen Imbas Konflik Timteng Doc: Freepik

JAKARTA - Dampak ketegangan di Timur Tengah mulai dirasakan industri tekstil nasional. Salah satunya mulai terasa pada kenaikan harga bahan baku polyester.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat & Benang Filamen Indonesia, Farhan Aqil Syauqi, menyebut kenaikan harga bahan baku dipicu oleh fluktuasi harga minyak dunia. Kondisi ini diperkirakan akan mendorong naiknya harga pakaian.

“Bahan baku polyester berasal dari turunan minyak bumi. Kenaikan minyak otomatis mendorong harga parasilin dan asam tereftalat,” kata dia, Rabu (8/4).

Selain itu, pasokan bahan baku juga terganggu akibat konflik kawasan. Ia menyebut beberapa bahan masih diimpor dari Arab Saudi, yang sempat terdampak serangan.

“Biaya logistik juga ikut meningkat akibat mahalnya kapal kontainer dan asuransi. Kondisi ini tentu akan memperbesar tekanan biaya produksi,” ujar dia.

Farhan mengatakan dampak kenaikan akan dirasakan konsumen dalam waktu dekat. “Kemungkinan bulan depan, saat Idul Adha, harga pakaian naik sekitar 40 sampai 50 persen,” ujar dia.

Untuk menekan lonjakan harga produksi, pelaku industri mencoba mencari alternatif pasokan. Mereka juga mengusulkan kepada pemerintah untuk membebaskan pajak.

“Kami mengusulkan agar pemerintah memberi pembebasan PPN ataupun bea masuk. Supaya ini bisa menurunkan harga, minimal bisa turun 10 sampai 20%, dan itu sudah cukup,” kata Farhan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.