Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mempercepat Penataan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle di Krian

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempercepat Penataan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle di Krian Doc: Antara
Ket. Bupati Sidoarjo Subandi melakukan inspeksi terhadap pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah - Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) di Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (8/4/2026).

Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur mempercepat penataan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, sebagai bagian dari upaya perbaikan lingkungan.

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan langkah tersebut dapat diawali dengan pembersihan menyeluruh (clean up) kawasan TPS-3R yang harus disertai dengan pembentukan Kelompok Swadaya Pengelola (KSP) sebagai fondasi pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami datang kemari karena ada aduan soal bau sampah yang menyengat yang mengganggu warga sekitar. Mulai besok kami akan lakukan pembersihan total, kemudian KSP harus segera terbentuk untuk mendukung perbaikan lingkungan itu," kata dia dalam inspeksi ke TPS-3R Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu.

Dia menjelaskan langkah selanjutnya yang bisa dilaksanakan oleh pengelola yakni membenahi sistem pengangkutan dan pemilahan sampah hingga sarana pendukung lain demi mengurangi dampak sosial terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.

Ia menilai kondisi TPS-3R saat ini berdampak langsung terhadap kenyamanan warga hingga siswa yang sekolahnya tepat berada di depan TPS, terutama akibat bau sampah yang mengganggu aktivitas masyarakat dan proses belajar anak-anak di sekitar lokasi.

Selain pembenahan fisik, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat mulai dari RT/RW hingga perangkat desa untuk bergotong royong menyelesaikan persoalan sampah.

Ia menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam penerapan retribusi sampah dengan memastikan warga kurang mampu tidak dibebani iuran agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.

"Pengelolaan TPS ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama," kata Subandi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Menara Kembar Petronas Dise...
Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual di ...

Harga Garam Anjlok saat Kemarau

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Harga Garam Anjlok saat Kem...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.