Cegah Gejolak Sistemik dengan Kajian Pengelolaan Risiko Pasar dan Keuangan
📅 Rabu, 08 Apr 2026, 00:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiPerubahan perilaku investor yang semakin responsif terhadap arus informasi dan perkembangan teknologi juga menuntut lembaga keuangan untuk menyesuaikan pendekatan manajemen risiko. Model konvensional yang berbasis data historis dinilai tidak lagi cukup, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih adaptif, termasuk memperhitungkan sentimen pasar dan dinamika global secara real time.
Ia menegaskan bahwa faktor kepercayaan masyarakat terhadap masa depan ekonomi menjadi elemen yang tidak kalah penting dalam menjaga stabilitas. “Pada akhirnya, trust terhadap masa depan itu yang menentukan. Ketika kepercayaan terjaga, gejolak bisa diredam. Tapi ketika kepercayaan melemah, tekanan kecil pun bisa membesar,” kata Sri Susilo.
Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti mengatakan, konflik geopolitik Iran - US dan Israel, menimbulkan risiko utama pada tingginya volatilitas pasar dan sensitifnya terhadap perkembangan berita dan political announcement lainnya.
Sebab itu, penting untuk menekankan diversifikasi lintas aset, dengan strategi defensif sebagai fondasi untuk mengelola volatilitas, sembari tetap fleksibel dalam memanfaatkan peluang saat terjadi koreksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Calon investor ujar Esther akan tetap wait and see menunggu kejelasan yang lebih baik terkait perkembangan faktor global saat ini. Dengan elastisitas pasar modal Indonesia terhadap dinamika global cukup tinggi, maka eskalasi konflik jika terus berlanjut, volatilitas berpotensi meningkat dan memicu aksi jual lanjutan.
“Ini harus menjadi alarm bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat langkah mitigasi risiko terjadinya capital outflow,”pungkas Esther.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!