Uzbekistan Bidik Buka Rute Penerbangan Langsung ke Indonesia

Selasa, 07 Apr 2026, 22:02 WIB

JAKARTA - Gubernur Wilayah Samarkand, Uzbekistan, Adiz Boboev menyebutkan bahwa kerja sama pariwisata dan penerbangan langsung dari Indonesia menjadi prioritas utama dalam kunjungan delegasinya.

"Di antara seluruh agenda yang dibahas, pembukaan penerbangan langsung atau direct flight menjadi salah satu prioritas utama delegasi Samarkand," kata Gubernur Boboev dalam sambutannya pada Indonesia-Uzbekistan Partnership Forum: Presentation of Samarkand Province di Jakarta, Selasa (7/4).

Ket. Foto: — Sumber: wikipedia

Ia menilai bahwa kehadiran jalur penerbangan langsung tersebut akan mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus mempererat hubungan bisnis antara kedua negara.

Boboev mengatakan Pemerintah Samarkand memandang Indonesia sebagai mitra yang sangat dekat dan terpercaya karena keduanya dinilai memiliki banyak kesamaan, mulai dari nilai-nilai agama, budaya, hingga pandangan yang sejalan dalam berbagai bidang kerja sama.

"Dalam upaya memperkuat hubungan bilateral, Samarkand menilai penting untuk menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, khususnya di sektor pariwisata dan bisnis," katanya.

Untuk mewujudkan kerja sama tersebut, pihaknya mengusulkan sejumlah langkah strategis di antaranya menjadikan Samarkand sebagai salah satu destinasi utama wisata di Asia bagi masyarakat internasional, termasuk wisatawan asal Indonesia.

Samarkand juga mendorong pembentukan kelompok kerja bersama untuk menganalisis potensi serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor.

Selain itu, pemerintah Samarkand juga berencana mengadopsi pengalaman Indonesia dalam pengembangan wisata halal, sebuah langkah yang diyakini dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat posisi kedua pihak dalam industri pariwisata berbasis kebutuhan wisatawan Muslim.

"Diharapkan pula adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Indonesia, khususnya dalam pengelolaan hotel serta pengembangan infrastruktur pariwisata. Kedua pihak juga didorong untuk meningkatkan kolaborasi dalam mempromosikan potensi wisata masing-masing," katanya.

Boboev menjelaskan bahwa Samarkand bukan hanya menjadi salah satu pusat spiritual Uzbekistan, tetapi juga dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dunia Islam sekaligus gerbang pariwisata negara tersebut.

Pada forum tersebut juga disampaikan tentang peluang investasi serta potensi kerja sama antara pengusaha Indonesia dan Uzbekistan serta penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sektor ekonomi dan pendidikan.

Adapula pertunjukan seni budaya yang dibawakan oleh sejumlah mahasiswa Uzbekistan yang saat ini mengikuti studi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung serta stand-stand agen perjalanan dan maskapai tujuan negara tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.