Inovasi Kreatif, Imigrasi Banda Aceh Layani Paspor Jemput Bola Sasar Masyarakat Pelosok
Rabu, 12 Agu 2026, 03:06 WIBBANDA ACEH - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menghadirkan inovasi pelayanan keimigrasian melalui program SiJeumpa atau sistem layanan keimigrasian jemput bola menyasar masyarakat pelosok di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Bambang Tri Cahyono dalam keterangan di Banda Aceh, Selasa, mengatakan SiJeumpa merupakan bentuk komitmen Imigrasi Banda Aceh dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.
"Kami ingin pelayanan keimigrasian tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi kami yang hadir mendekat kepada masyarakat. Melalui SiJeumpa, pelayanan akan kami lakukan secara bertahap di berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya," katanya.
Bambang mengatakan pelayanan SiJeumpa dilaksanakan di Kantor Camat Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa hari ini, sebagai upaya mendekatkan akses layanan keimigrasian kepada masyarakat tanpa harus datang langsung ke Kantor Imigrasi Banda Aceh.
Program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Pelaksanaannya akan dilakukan secara berkelanjutan dengan lokasi pelayanan yang berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya.
"Melalui konsep jemput bola ini, masyarakat memperoleh layanan keimigrasian lebih dekat, mudah dan efisien. Kehadiran petugas imigrasi di tingkat kecamatan diharapkan dapat mengurangi hambatan jarak dan waktu, khususnya bagi masyarakat berdomisili jauh dari pusat pelayanan," ucapnya.
Menurut Bambang, pelayanan jemput bola tersebut tidak hanya ditujukan kepada kelompok masyarakat tertentu, tetapi terbuka untuk masyarakat Pidie Jaya yang membutuhkan layanan keimigrasian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menyampaikan pemilihan lokasi pelayanan di kantor kecamatan merupakan bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
"Kami berharap SiJeumpa dapat menjadi pola pelayanan yang berkelanjutan. Dengan berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya, masyarakat memiliki kesempatan memperoleh layanan keimigrasian dengan akses yang lebih dekat dan mudah," katanya.
Pelaksanaan SiJeumpa di Kecamatan Pante Raja menjadi langkah awal dari rangkaian pelayanan yang akan terus dikembangkan di Kabupaten Pidie Jaya. Ke depan, lokasi pelayanan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan koordinasi bersama pemerintah kecamatan setempat.
Program tersebut sekaligus menjadi wujud transformasi pelayanan publik yang mengedepankan prinsip mudah, dekat dan responsif, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama.
"Dengan SiJeumpa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui pelayanan publik hingga ke tingkat kecamatan," kata Bambang.
- Kreatif
- Jemput Bola
- Inovasi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Menteri PKP: Provinsi Jabar Terima Alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Terbesar
-
Khitanan Massal di Jakbar dalam Rangka Memperingati HUT Jakarta
-
Prancis Waspada Serangan Cepat Swedia
-
Mengenal F15 Library, Platform Baca Ringkasan Buku di Indonesia
-
Disdik Kota Jayapura Targetkan Penulisan 30 Cerita Rakyat Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.