Kinerja Meningkat, MDIA Tegaskan Suspensi Saham Bagian Mekanisme Pasar

Rabu, 29 Apr 2026, 10:17 WIB

JAKARTA- PT Intermedia Capital Tbk Public (MDIA) menggelar Public Expose Insidentil pada Selasa (28/4) sebagai respon atas permintaan Bursa Efek Indonesia berkaitan dengan penghentian sementara (suspensi cooling down) perdagangan saham Perseroan pada 23 April 2026. Pada kesempatan itu, perseroan menyampaikan kondisi terkini perusahaan.

Manajemen pada kesempatan itu menegaskan bahwa suspensi cooling down tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar dalam rangka menjaga perdagangan saham yang teratur, wajar, dan efisien, menyusul peningkatan harga saham MDIA yang signifikan dalam waktu singkat. Saham MDIA mencatat pergerakan yang signifikan pada April 2026, dengan harga sempat mencapai 156 rupiah per saham sebelum ditutup pada level 144 rupiah per saham pada 22 April 2026. Perseroan melihat pergerakan itu sebagai refleksi meningkatnya perhatian pasar terhadap prospek bisnis dan strategi yang dijalankan.

Ket. Foto: Jajaran direksi PT Intermedia Capital Tbk Public (MDIA) saat menggelar Public Expose Insidentil pada Selasa (28/4) di Jakarta. — Sumber: istimewa

Terkait hal tersebut, Perseroan menyampaikan bahwa dinamika pergerakan harga saham di pasar modal pada dasarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, termasuk sentimen pasar, kondisi makroekonomi, serta persepsi investor terhadap industri secara keseluruhan.

Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham. Seluruh kewajiban keterbukaan informasi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal.

“Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, serta meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan guna memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama ANTV Ahmad R. Widarmana, yang akrab disapa Ari Ahmad.

Lebih lanjut, Ari mengimbau para investor untuk selalu mengacu pada informasi resmi dalam mengambil keputusan investasi, serta menghindari tindakan spekulasi yang tidak berdasar.

Kinerja Menguat

Dari sisi operasional, Perseroan jelasnya menunjukkan penguatan yang berkelanjutan melalui kinerja unit usaha utama, ANTV. Salah satu stasiun televisi swasta itu mencatat peningkatan signifikan pada pangsa pemirsa (TV Share) yang menempatkannya dalam jajaran stasiun televisi nasional dengan performa kompetitif.

Pada April 2026, TV Share ANTV mencapai 7,2 persen, meningkat dari rata-rata 4,9 persen pada Q4 2025. Pencapaian itu mencerminkan efektivitas strategi konten yang dijalankan Perseroan dalam merespons dinamika preferensi pemirsa.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi konten yang terarah, khususnya pada segmen femaleoriented audience yang memiliki peran penting dalam keputusan konsumsi rumah tangga dan menjadi target utama pengiklan fast moving consumer goods (FMCG).

Secara nasional, ANTV hadir di 18 provinsi dan mengukuhkan posisinya sebagai channel unggulan di berbagai wilayah. Sejumlah capaian menonjol menunjukkan kekuatan Perseroan di luar Pulau Jawa, di mana ANTV menempati peringkat kedua di pasar Non-Jawa dengan pangsa pemirsa sebesar 10,5 persen.

ANTV juga mencatat posisi sebagai market leader di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan TV Share mencapai 15,9 persen, serta di Sumatera bagian selatan dengan share 11,0 persen. Selain itu, juga secara konsisten berada di posisi Top 3 di hampir seluruh wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Capaian itu menegaskan bahwa ANTV tidak hanya memiliki jangkauan nasional, tetapi juga merupakan kekuatan dominan yang menjadi pilihan utama masyarakat di berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.

Manajemen MDIA optimistis bahwa penguatan strategi konten, perluasan jangkauan pemirsa, serta konsistensi dalam menjaga kualitas operasional akan menjadi pilar utama pertumbuhan Perseroan ke depan.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.