Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Batang Tingkatkan Program Pelatihan untuk Penuhi Kebutuhan Naker Industri  

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 18:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Batang Tingkatkan Program Pelatihan untuk Penuhi Kebutuhan Naker Industri   Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Kabupaten Batang mengirimkan 20 peserta untuk dilayih sebagai operator forklift kelas 2 di lembaga pelatihan Akualita Semarang, belum lama ini.

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, meningkatkan program pelatihan dan sertifikasi kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja (naker) yang dibutuhkan perusahaan baik yang beroperasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) maupun Batang Industrial Park (BIP).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Batang, Suprapto, di Batang, Sabtu (04/4), mengatakan bahwa dinas memperkirakan kebutuhan tenaga kerja perusahaan-perusahaan di sana mencapai sekitar 5.000 orang.

"Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja antara lain industri garmen, bidang K3 dan teknis, serta industri mebel seperti rotan sintetis yang membutuhkan tenaga las, penganyam, dan pengukir," katanya.

Ia berharap khusus bagi pencari kerja terus meningkatkan keterampilan dan keahlian agar mampu bersaing di dunia kerja.

Dengan melalui berbagai program pelatihan tersebut, kata dia, Disnaker Batang berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap terserap di dunia industri yang terus berkembang di daerah

"Ke depan, peluang kerja cukup besar terutama bagi tenaga kerja laki-laki. Kalau tidak mempersiapkan diri, nanti hanya akan menjadi penonton saja," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya telah mengirimkan 20 peserta untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2 di lembaga pelatihan Akualita, Semarang.

"Operator forklift ini memang masih dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di daerah ini terutama untuk mendukung mobilitas barang di sektor pergudangan dan industri," katanya.

Menurut dia, meski jumlah kebutuhan itu tidak terlalu besar di setiap perusahaan namun hampir seluruh industri memerlukan tenaga operator forklift untuk menunjang aktivitas produksi hingga distribusi barang.

"Operator forklift harus memiliki kompetensi sekaligus sertifikasi K3 agar dapat bekerja sesuai standar keselamatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.