Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembatasan di Bantargebang Picu Penumpukan Sampah di Pasar Minggu

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Pembatasan di Bantargebang Picu Penumpukan Sampah di Pasar Minggu Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Kondisi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Masjid Al-Makmur, tepatnya di kawasan rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (1/4).

jakarta -- Petugas Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu Ucok mengatakan pembatasan kuota pembuangan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berdampak pada penumpukan sampah di Jalan Masjid Al-Makmur, Jakarta Selatan, khususnya di sekitar rel kereta api dekat Stasiun Pasar Minggu.

"Pengaruh banget. Pembuangannya jadi lebih banyak di sini karena kuota di Bantargebang dibatasi biar nggak longsor lagi," kata Ucok saat ditemui di dekat rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu.

Dia menyebutkan pembatasan tersebut diberlakukan pascakejadian longsor di TPST Bantargebang.

Setelah kejadian longsor pada 8 Maret 2026 itu, kuota pengangkutan sampah dikurangi dari 308 truk menjadi 190 truk per hari.

"Sebelum adanya pembatasan, pengangkutan sampah dari wilayah Pasar Minggu berjalan normal tanpa sistem kuota. Tapi, sekarang pengiriman harus dilakukan secara bertahap," ujar Ucok.

Akibatnya, kata dia, sampah lebih lama berada di lokasi penampungan sementara, termasuk di area yang sebenarnya bukan diperuntukkan sebagai tempat pembuangan.

Menurut dia, kondisi tersebut juga membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan volume sampah agar tidak meluap.

Selain faktor pembatasan kuota, penumpukan juga dipicu oleh adanya warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

“Sudah ada larangan, tapi masih ada saja yang buang ke sini,” ungkap Ucok.

Dalam sehari, petugas mengangkut sampah menggunakan satu unit truk menuju TPST Bantargebang. Namun karena adanya pembatasan, proses pengangkutan tidak dapat dilakukan sekaligus.

Lebih lanjut, dia menambahkan petugas terus bekerja setiap hari tanpa libur, termasuk saat masa Lebaran, untuk memastikan sampah tidak menumpuk terlalu tinggi.

“Sampah mana ada hari liburnya. Lebaran kemarin juga tetap kerja,” ucap Ucok.

Dia pun berharap adanya solusi jangka panjang dari pemerintah untuk mengatasi keterbatasan kapasitas di TPST Bantargebang serta meningkatkan sistem pengelolaan sampah di tingkat wilayah.

Sebelumnya, sejumlah warga ditemukan masih membuang sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Masjid Al-Makmur, di kawasan rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, meski telah ada larangan dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.