Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taman Bendera Pusaka Terus Dibenahi, IPAL Dikebut hingga Juni 2026

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taman Bendera Pusaka Terus Dibenahi, IPAL Dikebut hingga Juni 2026 Doc: Beritajakarta
Ket. Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jaksel.

JAKARTA - Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan telah diresmikan. Pemprov DKI terus melakukan penyempurnaan fasilitas demi kenyamanan warga yang berkunjung. 

Salah satunya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terus dikebut sebagai upaya memperbaiki kualitas air dan mempercantik kawasan taman.

Menurut laporan Beritajakarta, pengerjaan IPAL saat ini masih dalam tahap pengerjaan dengan penggunaan alat berat dan mesin bor oleh pihak ketiga di bawah pengawasan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta.

Pengawas Taman Bendera Pusaka, Budi Purbadi mengatakan, pembangunan danau di kawasan tersebut memang belum sepenuhnya rampung karena masih menunggu penyelesaian IPAL.

"Jadi memang belum final. Saat ini kondisi air bukan sekadar kotor, tetapi sudah menghitam. Namun, ke depan diharapkan akan kembali bersih setelah IPAL selesai dibangun," ujarnya, Selasa (31/3).

Budi menjelaskan, pengelolaan kawasan taman dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), sementara penanganan air limbah dan danau buatan menjadi tanggung jawab Dinas SDA.

"Jika pembangunan IPAL sudah selesai, maka kondisi danau dipastikan akan jauh lebih bersih," terangnya.

Sementara itu, Ketua Subkelompok Peningkatan dan Pengendalian Air Limbah Dinas SDA DKI Jakarta, Glenn Santista mengatakan, pembangunan IPAL telah dimulai sejak pertengahan Januari 2026 dan ditargetkan rampung Juni mendatang.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami menargetkan penyelesaian fisik pada Juni. Selama proses pengerjaan berlangsung, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya, Dinas SDA terus melakukan upaya sementara seperti pengurasan dan pembersihan aliran air untuk mengurangi menurunnya kualitas air tersebut.

Salah seorang warga, Desiarini (27) berharap, pengerjaan IPAL dapat segera diselesaikan karena kondisi bau dari aliran air masih kerap mengganggu, terutama saat beraktivitas di sekitar taman.

"Kadang baunya tidak tercium, tapi kalau muncul cukup mengganggu, apalagi saat berolahraga. Memang sudah ada upaya seperti pemasangan pewangi di beberapa titik, tapi masih kalah dengan bau dari air yang menghitam," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.