Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov NTB Ekspansi Lahan Pangan Baru di Pulau Sumbawa

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 16:21 WIB | Oleh:
Pemprov NTB Ekspansi Lahan Pangan Baru di Pulau Sumbawa Doc: ANTARA/Ahmad Subaidi
Ket. PENCETAKAN SAWAH BARU Sejumlah petani berjalan melintasi tanaman padi di daerah persawahan Desa Puyung, Kec. Jonggat, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (20/7).

Mataram -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperluas lahan pangan melalui program cetak sawah baru seluas 1.347 hektare yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional di wilayah Pulau Sumbawa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB Eva Dewiyani mengatakan Kabupaten Dompu mendapat alokasi cetak sawah baru seluas 1.097 hektare dan Kabupaten Sumbawa Barat sekitar 250 hektare.

"Keberhasilan program itu sangat bergantung pada dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Selasa.

Eva menjelaskan program cetak sawah baru menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemerintah NTB mendorong penyelesaian dokumen Survei Investigasi dan Desain (SID) serta dokumen lingkungan sebagai prasyarat utama konstruksi untuk perluasan lahan pangan baru tersebut.

Tim penyusun dari Universitas Mataram menyampaikan progres penyusunan SID telah berjalan sesuai jadwal sejak dimulai pada November 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Maret 2026.

Hasil survei lapangan terungkap lokasi cetak sawah baru berada di luar kawasan hutan, tidak termasuk lahan baku sawah, serta mendapat dukungan dari petani setempat yang bersedia mengoptimalkan lahan menjadi sawah produktif.

"Perencanaan infrastruktur juga telah disiapkan meliputi desain jaringan irigasi, pembangunan sumur bor, serta analisis kebutuhan air guna mendukung keberlanjutan budidaya padi," kata Eva.

Lebih jauh ia menyampaikan sejumlah dokumen pendukung masih perlu dilengkapi, seperti kesesuaian tata ruang dan validasi kawasan non-hutan, yang menjadi syarat dalam penerbitan dokumen lingkungan.

Pemerintah NTB bersama instansi terkait terus meningkatkan koordinasi guna memastikan seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan tepat waktu. Bila dokumen lingkungan belum dapat diselesaikan sesuai batas waktu, maka dilakukan penyesuaian melalui kontrak ulang.

Eva optimis program cetak sawah baru dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan, penguatan ketahanan pangan daerah, serta kontribusi terhadap pencapaian target nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nusa Tenggara Barat memproduksi mencapai 1,71 juta ton gabah kering giling atau meningkat 17,56 persen pada 2025 ketimbang tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 1,45 juta ton.

Produksi padi yang meningkat sebanyak 255,21 ribu ton tersebut akibat penambahan luas panen dan berbagai intervensi pemerintah pada sektor pertanian.

Luas panen padi mencapai 322,90 ribu hektare. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 41,18 ribu hektare atau 14,62 persen dibandingkan luas panen padi di 2024 yang sebesar 281,72 ribu hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.