Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan Jamin Bahan Baku Bioenergi Cukup

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Mentan Jamin Bahan Baku Bioenergi Cukup Doc: Biro Humas Kementan
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan, bahan baku bioenergi dari pertanian mencukupi. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan penanaman tebu, singkong, dan sawit.

Bahkan, lanjut dia, bahan baku energi terbarukan berasal dari komoditas pertanian dalam negeri di mana penanaman komoditas energi akan ditingkatkan. "Oh sudah pasti cukup, kita tanam tebu, singkong, dan sawit," ucapnya di Jakarta, Senin (30/3).

Amran mengatakan, pengembangan energi terbarukan dilakukan melalui biofuel dan bioetanol. Program tersebut menjadi bagian dari hilirisasi pertanian nasional.

Ia mengatakan peningkatan produksi sawit juga mendukung program bioenergi nasional. Produksi sawit meningkat seiring kebijakan biofuel pemerintah.

"Ekspor kita naik 6 juta ton sawit. Namun, sekarang 32 juta ton," ucap dia.

Adapun kata Amran, kebijakan biofuel meningkatkan harga sawit dunia. Kenaikan harga mendorong petani meningkatkan produksi sawit.

Ia mengatakan, sektor pertanian akan menjadi penopang energi nasional. Pertanian tidak hanya mendukung swasembada pangan nasional.

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan pertanian berperan dalam kemandirian energi nasional dan mendukung energi melalui biofuel dan bioetanol. "Kita sudah tidak lagi impor solar karena program B40," kata Sudaryono.

Sudaryono mengatakan, 40 persen solar berasal dari biofuel sawit. Sementara 60 persen solar diproduksi di dalam negeri.

Ia mengatakan kemandirian energi menjadi program pemerintah saat ini. Sektor pertanian menjadi salah satu penopang energi nasional.

"Kemandirian energi bukan lagi slogan. Tetapi sedang kita wujudkan," ucap dia.

Program bioenergi diharapkan mendukung kemandirian energi nasional. Pertanian diharapkan mendukung pangan dan energi nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Nasional
Hilirisasi Pertanian Sangat...
Megapolitan
Asalkan Berdasar Data dan F...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.