Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekuel Film Horor Eksorsisme “Kuasa Gelap” Segera Tayang Tahun Ini

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 08:40 WIB | Oleh:
Sekuel Film Horor Eksorsisme “Kuasa Gelap” Segera Tayang Tahun Ini Doc: ANTARA
Ket. Lukman Sardi (kiri) dan Jerome Kurnia (kanan) berpose pada sesi foto konferensi pers film “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah” di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

JAKARTA - Film horor eksorsisme Indonesia, “Kuasa Gelap”, akan berlanjut ke volume kedua dengan judul “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah”.

Pengumuman resmi ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat, sekaligus mengonfirmasi bahwa film tersebut dijadwalkan tayang di layar lebar pada 2026.

Kabar ini menjadi sorotan karena kesuksesan film pertamanya pada 2024 yang dinilai menghadirkan perspektif baru dalam genre horor Indonesia, dengan pendekatan eksorsisme yang jarang diangkat, utamanya dengan sudut pandang iman Katolik.

Sekuel ini diharapkan melanjutkan capaian tersebut dengan cerita yang lebih dalam dan kompleks.

Cast sekaligus Executive Producer, Jerome Kurnia, mengaku tak menyangka film pertama mendapat sambutan luas dari berbagai kalangan.

Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai berkat dan menjadi motivasi besar untuk melanjutkan cerita ke film kedua.

“Awalnya kami hanya ingin menghadirkan sesuatu yang belum pernah dibuat, tentang eksorsisme. Ternyata diterima oleh banyak orang, dan itu membuat saya sangat bahagia. Sekarang kami bisa membuat yang kedua, dan semoga bisa terus memberikan pandangan baru,” ujarnya.

Dalam sekuel ini, Jerome mengatakan, cerita akan berkembang dengan pendekatan berbeda.

Jika film pertama berfokus pada perjalanan dan trauma karakter Thomas, maka “Perjanjian Darah” akan menggali lebih dalam masa lalu serta sisi kemanusiaannya. Penonton juga akan melihat konflik baru terkait kelayakan Thomas sebagai seorang eksorsis, alias pengusir setan.

Selain itu, dinamika kemitraan antara karakter-karakter utama disebut menjadi salah satu daya tarik utama film ini.

Jerome menegaskan bahwa film kedua ini tetap dapat dinikmati sebagai karya yang berdiri sendiri tanpa harus menonton film sebelumnya.

Sementara itu, Executive Producer Andi Budiman menjelaskan bahwa film ini tetap membawa pesan kuat, kali ini mengangkat tema pesugihan yang lekat dengan budaya Indonesia.

Cerita akan disajikan dari sudut pandang iman Katolik, memperlihatkan dampak negatif dari praktik perjanjian darah terhadap kehidupan dan keluarga.

“Kami ingin penonton belajar bahwa hal-hal negatif seperti pesugihan bisa memberikan dampak besar, terutama bagi keluarga. Ini bukan sekadar horor, tapi juga refleksi,” jelas Andi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.