Saham-saham Asia Naik karena Trump Tunda Serang Iran
📅 Rabu, 25 Mar 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Situasi yang mendasarinya masih sangat rapuh atau mudah terbakar," kata analis pasar IG, Tony Sycamore. "Sepertinya tidak semua pihak sepakat. Trump bisa bicara sesuka hatinya, tetapi Selat (Hormuz) tertutup dan akan tetap tertutup sampai semua pihak Iran sepakat, dan disitulah letak masalahnya," imbuh dia.
Keputusan Trump untuk berbalik arah beberapa jam sebelum tenggat waktu tiba langsung disorot oleh para pengamat sebagai contoh lain dari momen TACO - singkatan dari Trump Always Chickens Out (Trump Selalu Menghindar dari Perang) - di mana ia meningkatkan ketegangan sebelum akhirnya mundur dari ambang batas.
Namun Stephen Innes dari SPI Asset Management memperingatkan bahwa presiden mungkin telah bertindak terlalu gegabah.
"Anda bisa menekan pasar dengan kata-kata. Anda bisa memaksa harga minyak mentah turun. Anda bisa melepaskan cadangan darurat dan mengubah sanksi untuk membanjiri pasar dengan pasokan yang tampak nyata," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Namun, Anda tidak dapat langsung memperbaiki jalur pelayaran yang terganggu, kapasitas penyulingan yang terpecah-pecah, atau lubang hitam asuransi yang terbentuk di sekitar lalu lintas kapal tanker. Pasar mungkin memperdagangkan berita utama dalam jangka pendek, tetapi pada jangka menengah, pasar akan berfokus pada harga per barel. Dan saat ini, harga per barel masih terbatas," imbuh Innes.
"Perang telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang berkepanjangan, jadi meskipun akan segera berakhir, harga energi kemungkinan besar akan tetap lebih tinggi dan harga obligasi serta saham lebih rendah, untuk jangka waktu yang lebih lama daripada yang seharusnya," kata Thomas Mathews, kepala pasar untuk Asia-Pasifik di Capital Economics. SB/CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!