Bukan Main, Kereta Api Siliwangi 'Diserbu' Warga, Okupansi Tembus Angka Fantastis di Puncak Arus Balik
📅 Rabu, 25 Mar 2026, 01:35 WIB | Oleh: AlfredBANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat fenomena lonjakan penumpang yang luar biasa pada layanan KA Lokal Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi (PP) selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Tingkat keterisian atau okupansi kereta api perintis ini menyentuh angka fantastis sebesar 201 persen, yang berarti jumlah penumpang yang terangkut mencapai dua kali lipat dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengungkapkan bahwa rekor tertinggi sepanjang periode mudik tahun ini dipicu oleh tingginya minat masyarakat lokal memanfaatkan tarif subsidi sebesar Rp5.000 sebagai sarana transportasi ekonomi untuk bersilaturahmi maupun berwisata di sepanjang jalur hijau Jawa Barat tersebut.
"KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu," ujar Kuswardojo.
Pada puncak kepadatan Senin (23/3) lalu, tercatat sebanyak 2.563 pelanggan berangkat dari Stasiun Cianjur dan 1.949 orang dari Stasiun Cipatat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara rata-rata, sepanjang periode 11–24 Maret 2026, tingkat keterisian kereta yang melayani enam perjalanan sehari ini konsisten berada di angka 93 persen.
Kuswardojo menilai, selain faktor harga yang sangat terjangkau, daya tarik pemandangan alam di sepanjang lintas Cipatat–Sukabumi menjadikan kereta ini primadona bagi masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus berlibur.
Terkait aspek keamanan akibat membeludaknya penumpang, pihak Daop 2 memastikan operasional tetap terkendali sesuai prosedur keselamatan transportasi kereta api baik dari infrastruktur kereta dan jalur, serta persiapan personelnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi," tutur dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (2)
25 Mar 2026, 03:35 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas25 Mar 2026, 03:36 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!