5.000 Pemudik Bakal 'Serbu' Terminal Kampung Rambutan Besok Dini Hari
📅 Selasa, 24 Mar 2026, 20:22 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Terminal Terpadu Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang yang diprediksi mencapai puncaknya pada Rabu (25/3).
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, memperkirakan sekitar 4.000 hingga 5.000 orang akan tiba dalam gelombang pertama arus balik yang didominasi oleh pemudik dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Mengantisipasi kedatangan massal yang mayoritas terjadi pada dini hari hingga pagi hari, pihak pengelola terminal telah menyiagakan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, hingga Pemprov DKI Jakarta selama 24 jam penuh guna menjamin keamanan dan ketertiban di area vital tersebut.
Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu (25/3) diprediksi mencapai 5.000 penumpang.
"Diperkirakan besok penumpang di Terminal Kampung Rambutan bisa mencapai 4.000 atau 5.000 penumpang," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain di terminal, Jakarta Timur, Selasa.
Menurut dia, arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan mulai mengalami peningkatan signifikan. Hingga Selasa (24/3) pukul 11.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba tercatat mencapai 2.133 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mayoritas penumpang itu berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang menjadi kantong pemudik setiap tahunnya.
Lonjakan penumpang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, pihaknya telah memproyeksikan puncak arus balik pertama akan terjadi besok.
"Diperkirakan puncaknya akan terjadi besok, mulai dari dini hari hingga pagi hari," ujar Revi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, lonjakan penumpang pada puncak arus balik bisa mencapai dua kali lipat. Hal ini dinilai sebagai dampak dari berakhirnya masa libur Lebaran dan mulai aktifnya kembali aktivitas kerja di Jakarta.
Puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Selain besok, lonjakan penumpang juga akan kembali terjadi pada 29 Maret 2026.
"Memang diprediksi ada dua kali puncak arus balik, yaitu pada tanggal 25 Maret dan 29 Maret 2026. Waktu kedatangannya relatif sama, yaitu pada dini hari sampai pagi hari,' jelas Revi.
Menurutnya, pola ini terjadi karena perbedaan jadwal cuti dan kepulangan masyarakat dari kampung halaman.
Sebagian pemudik memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan, sementara lainnya menunggu hingga mendekati akhir masa libur.
Di tengah meningkatnya arus penumpang, Revi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian hingga TNI yang berjaga selama 24 jam penuh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!