Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Hanya Shalat Id, Tradisi Injak Bumi Jadi Daya Tarik Lebaran di Jambi

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Tak Hanya Shalat Id, Tradisi Injak Bumi Jadi Daya Tarik Lebaran di Jambi Doc: Antara Foto
Ket. Tokoh agama di Kelurahan Arab Melayu Jambi tengah membacakan doa-doa kebaikan dalam ritual adat "Injak Bumi" kepada seorang bayi usai Shalat Idul Fitri di halaman Masjid Jami Ba'alawi Kota Jambi Seberang, Sabtu (21/3)

Sabtu pagi itu mendung masih menyelimuti langit Kota Jambi saat jamaah Shalat Idul Fitri berangsur memadati Masjid Jami Ba'alawi di Kelurahan Arab Melayu, Kota Jambi Seberang.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang dilanjutkan dengan silaturahmi bersalam-salaman bukan satu-satunya kegiatan di area Masjid Jami Ba'alawi.

Bagi masyarakat Kota Jambi Seberang, momentum Lebaran bukan sekadar aktivitas menyambung silaturahim setelah sebulan penuh menunaikan puasa Ramadhan. Di balik kemeriahan itu, tersimpan ritual sakral bernama "Injak Bumi" yang khusus dipersembahkan bagi warga yang memiliki bayi dalam tahap belajar berjalan.

Ritual "Injak Bumi" merupakan tradisi di mana setiap bayi diserahkan kepada para tokoh agama yang telah berkumpul di halaman masjid untuk dimintakan doa restu.

Dengan penuh kegembiraan, usai Shalat Idul Fitri, belasan orang tua mulai menghampiri para tokoh agama dan langsung menyerahkan buah hati mereka.

Tanpa banyak pertanyaan, seolah telah saling mengerti, sejumlah tokoh agama yang keluar dari dalam masjid langsung mengusap tubuh sang bayi sembari melantunkan doa dengan suara lirih. Mereka kemudian mengusap kepala bayi tersebut, menurunkannya ke tanah, lalu mengembalikannya ke pelukan orang tua.

Seusai ritual, orang tua bayi segera menaburkan bunga dan uang logam ke udara. Uang itu telah disiapkan sejak dari rumah. Atraksi itu sontak mengundang kerumunan anak-anak kecil yang sedari tadi menunggu dengan antusias.

Abu Umar, warga Arab Melayu sekaligus ayah dari Muhammad Raska, berbagi cerita di halaman Masjid Jami Ba'alawi, Kota Jambi Seberang. Ia menuturkan bahwa kegiatan injak bumi merupakan tradisi yang telah ada sejak lama.

"Jauh sebelum Indonesia merdeka, atau tepatnya sejak kawasan Jambi Kota Seberang mulai dihuni oleh sekelompok pribumi asli Jambi dan pendatang keturunan Arab, tradisi ini sudah hidup," ungkapnya.

"Sejak nenek moyang saya tinggal di sini, tradisi injak bumi sudah ada. Bahkan saya sendiri pernah melalui tahapan ini, dan kini giliran anak saya," katanya seusai mengikuti prosesi turun bumi.

Umar berharap, melalui doa yang dipanjatkan para pemuka agama, anaknya kelak tumbuh sehat serta memiliki akidah yang kuat dalam mengarungi kehidupan sehari-hari.

"Melalui keikhlasan doa yang diucapkan, kami ingin anak-anak di sini menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga dan lingkungan," ujarnya.

Senada dengan Umar, Megawati, ibu dari Arsyad, yang telah hadir sejak pagi di halaman Masjid Jami Ba'alawi, menyampaikan harapannya. Usai menjalani ritual injak bumi, ia berharap buah hatinya dikaruniai kesehatan dan kelak menjadi anak saleh yang bermanfaat bagi sesama.

Megawati menambahkan, keempat anaknya selalu mengikuti tradisi yang telah menjadi bagian dari khasanah budaya warga Jambi Seberang ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.