Tak Hanya Shalat Id, Tradisi Injak Bumi Jadi Daya Tarik Lebaran di Jambi
📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 20:40 WIB | Oleh: Yebdi Trismar"Hal ini mencakup pula berbicara dengan sopan dan beradab. Orang Melayu sangat menitikberatkan adab dalam bertutur; kata-kata harus lembut, hormat kepada orang tua, dan tidak meninggikan suara," katanya.
Menurut dia, menggunakan bahasa yang halus dan menjaga perasaan orang lain adalah kunci. Saling memaafkan dan menghormati, khususnya nilai maaf-bermaafan, amat ditekankan terutama pada hari-hari perayaan.
Orang Melayu percaya bahwa memohon dan memberi maaf dapat menenangkan hati serta membersihkan hubungan antarmanusia.
"Keluarga adalah tiang negeri. Jika rumah tangga rapuh, maka runtuhlah masyarakat," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga berpesan agar mendidik anak dengan agama, bukan hanya dengan kemewahan. "Ajarkan adab sebelum ilmu, tanamkan rasa malu sebelum bangga," tuturnya.
"Kekuatan keluarga Melayu terletak pada paduan agama, adat, kasih sayang, dan tanggung jawab bersama," ucapnya menutup pembicaraan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!