Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Parlemen Iran Usulkan Pengenaan Tarif pada Pelayaran di Selat Hormuz

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Parlemen Iran Usulkan Pengenaan Tarif pada Pelayaran di Selat Hormuz Doc: Istimewa
Ket. Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pada hari Selasa bahwa lalu lintas maritim "tidak akan kembali ke status sebelum perang."

TEHERAN - Para anggota parlemen Iran telah mengusulkan rencana untuk mengenakan bea dan pajak pada kapal yang melewati Selat Hormuz yang strategis, demikian dilaporkan media lokal pada hari Kamis (19/3).

Dari Al Arabiya, para pejabat mengatakan kondisi pelayaran melalui jalur air tersebut tidak akan kembali seperti sebelum perang Timur Tengah dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Untuk semua berita utama terbaru, ikuti saluran Google News kami secara online atau melalui aplikasi.

“Kami di parlemen sedang mengupayakan rencana di mana negara-negara akan membayar bea dan pajak kepada Republik Islam jika Selat Hormuz digunakan sebagai jalur aman untuk transit, energi, dan keamanan pangan,” kata anggota parlemen Teheran Somayeh Rafiei seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.

“Keamanan selat akan ditegakkan dengan kekuatan, otoritas, dan keagungan oleh Republik Islam Iran, dan negara-negara harus membayar pajak sebagai imbalannya,” katanya.

Lalu lintas melalui selat vital tersebut hampir terhenti sejak awal perang.

Pasukan Iran telah menyerang beberapa kapal, dengan mengatakan bahwa mereka gagal mengindahkan “peringatan” untuk tidak melintasi jalur air tersebut.

Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pada hari Selasa bahwa lalu lintas maritim "tidak akan kembali ke status sebelum perang."

Dalam beberapa hari terakhir, Iran telah mengizinkan beberapa kapal dari negara-negara yang dianggapnya bersahabat untuk lewat, sambil memperingatkan bahwa mereka akan memblokir kapal dari negara-negara yang menurut mereka telah bergabung dalam "agresi" terhadapnya.

Perusahaan intelijen maritim Windward mengatakan dalam sebuah analisis pada hari Selasa bahwa setidaknya lima kapal keluar dari selat melalui perairan Iran pada tanggal 15 dan 16 Maret.

Sebuah pesan dari pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga mengatakan "pengungkit pemblokiran Selat Hormuz harus benar-benar digunakan."

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:18 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:18 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:19 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.