Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Muhammadiyah Manokwari Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H Terpusat di Kampus UMPB.

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Muhammadiyah Manokwari Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H Terpusat di Kampus UMPB. Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Manokwari menyelenggarakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Universitas Muhammadiyah Papua Barat, Arfai, Jumat (20/3).

MANOKWARI - Ratusan warga Muhammadiyah di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memadati halaman Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat pagi.

Pelaksanaan yang merujuk pada ketetapan metode hisab nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah dan pengawalan ketat aparat keamanan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manokwari Rustam Efendi mengatakan, Shalat Id yang dilaksanakan lebih awal dari pemerintah mengacu pada penetapan 1 Syawal oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan metode hisab nasional.

“Sesuai dengan keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid serta pimpinan pusat, sehingga hari ini kami laksanakan Shalat Id. Untuk Manokwari, lokasi shalat terpusat di UMPB,” kata Rustam.

Dirinya mengapresiasi dukungan aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari, sehingga pelaksanaan Shalat Id 1447 Hijriah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Sinergi tersebut mencerminkan komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri sebagai bagian dari dinamika dalam penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.

“Cuaca juga bagus, sehingga banyak sekali jamaah yang hadir mengikuti shalat. Hari ini merupakan kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan,” kata Rustam.

Ustaz Jamil Manilet selaku khatib mengajak seluruh jamaah Muhammadiyah memaknai Ramadhan sebagai fase pendidikan spiritual untuk membentuk ketakwaan sekaligus meningkatkan kualitas iman dari setiap individu.

Nilai-nilai yang ditempa selama Ramadhan sudah semestinya dijaga secara konsisten dalam kehidupan sosial sehari-hari sebagai wujud keberlanjutan ibadah setelah bulan suci, termasuk menjaga sikap, ucapan, dan komitmen menjalankan ajaran Islam.

“Kita harus naik level yang lebih tinggi, yakni menjadi insan yang bersyukur. Indikator keberhasilan ibadah itu terlihat dari kemampuan mengambil hikmah,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.