Tren Jual Emas Perhiasan Meningkat Jelang Lebaran 1447 H di Jakarta
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 18:40 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Harianto
JAKARTA - Tren penjualan emas perhiasan di sejumlah toko di Jakarta meningkat menjelang Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, seiring kebutuhan masyarakat untuk memenuhi belanja Hari Raya dan berbagai keperluan lainnya pada momen tersebut.
Salah satu pemilik Toko Bukit Emas di kawasan Cikini Gold Center, Jakarta, Juwita mengatakan tren penjualan emas mulai terasa meningkat sekitar dua minggu sebelum Lebaran, dengan jumlah penjual yang datang semakin bertambah setiap harinya.
"Lumayan banyak yang datang jual emas perhiasan. Kayaknya dua minggu sebelum Lebaran sih udah mulai rame," kata Juwita ditemui wartawan di sela melayani calon pembeli emas di Jakarta, Kamis.
Ia menyebutkan, peningkatan itu tergolong lumayan ramai dibandingkan hari biasa, karena banyak masyarakat memanfaatkan emas sebagai aset yang dapat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran
Menurutnya, momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan, termasuk belanja kebutuhan Hari Raya hingga persiapan acara setelah Lebaran seperti rencana pernikahan atau kegiatan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini kan ada momen-momen Lebaran jadi kan orang pasti mau kayak buat belanja gitu-gitu sih. Kemudian biasanya kalau momen-momen setelah Lebaran tuh katanya orang bagus untuk nikah atau apa, jadi ya lumayan rame (orang menjual emas)," tuturnya.
Jenis emas yang dijual pun beragam, mulai dari perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung, hingga emas batangan yang juga turut dijual oleh sebagian masyarakat ke toko emas.
Dalam satu hari, Juwita memperkirakan terdapat sekitar empat hingga lima orang yang datang untuk menjual emas mereka, dengan tren yang terus meningkat mendekati hari raya Lebaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai fenomena ini merupakan hal yang rutin terjadi setiap tahun, terutama menjelang Lebaran, di mana masyarakat cenderung memanfaatkan emas sebagai cadangan keuangan yang mudah dicairkan.
"Kalau di momen-momen kayak Lebaran rutin (orang menjual emas perhiasan), biasanya begitu," kata Juwita.
Senada, Rangga, salah satu karyawan toko emas di kawasan Cikini Gold Center, mengungkapkan tren penjualan emas meningkat menjelang Lebaran seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memenuhi berbagai keperluan menjelang hari raya.
Ia menyebutkan, saat ini aktivitas penjualan emas oleh masyarakat tergolong ramai, dengan banyak warga datang ke toko untuk menjual emas mereka guna mendapatkan dana tunai tambahan.
Dalam satu hari, Rangga memperkirakan jumlah masyarakat yang datang untuk menjual emas bisa mencapai sekitar sepuluh orang, meningkat dibandingkan hari biasa di luar periode menjelang Lebaran.
Ia juga membandingkan kondisi tahun ini dengan tahun sebelumnya, di mana pada periode yang sama justru lebih banyak masyarakat yang membeli emas dibandingkan menjualnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!