Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi Makin Ngebut, Otorita IKN Garap Serius Gerbang Utara

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 13:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Makin Ngebut, Otorita IKN Garap Serius Gerbang Utara Doc: ANTARA/ HO-PT PP
Ket. Foto udara kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA – Perkembangan ibu kota negara baru Indonesia di Nusantara pelan-pelan mulai terlihat bentuknya.

Di tengah hamparan hutan Kalimantan Timur, kawasan yang dulu sepi kini mulai ramai oleh aktivitas pembangunan—dari jalan, perkantoran, hingga hunian bagi para aparatur negara.

Pemerintah juga terus mengejar target agar kawasan inti bisa segera difungsikan, meski prosesnya dilakukan bertahap.

Sejumlah infrastruktur dasar seperti air, listrik, dan konektivitas jadi prioritas supaya kehidupan di sana bisa berjalan nyaman.

Di sisi lain, proyek ini bukan cuma soal pindah gedung pemerintahan dari Jakarta, tapi juga membawa konsep kota masa depan—lebih hijau, modern, dan berbasis teknologi.

Meski begitu, tantangan tetap ada, mulai dari pendanaan, minat investor, hingga memastikan pembangunan tetap ramah lingkungan.

Singkatnya, ibu kota baru ini masih dalam perjalanan panjang. Tapi satu hal pasti, wajah baru Indonesia sedang dibentuk sedikit demi sedikit dari tanah Kalimantan.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menguatkan sinergi atau kerja sama strategis gerbang wilayah utara Indonesia dengan Provinsi Kalimantan Utara sebagai upaya menunjang perkembangan ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

"Memperkuat sinergi antara pembangunan ibu kota negara baru dengan wilayah di sekitarnya terus dilakukan," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Rabu (18/3), ketika ditanya menyangkut perkembangan pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Khususnya dengan Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki posisi strategis sebagai gerbang wilayah utara Indonesia," tambahnya.

Provinsi Kalimantan Utara direncanakan menjadi daerah mitra IKN melalui skema kerja sama diformalkan melalui Peraturan Kepala Otorita, sehingga berbagai program pembangunan dapat dijalankan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Kemitraan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antarwilayah, sekaligus membuka peluang Provinsi Kalimantan Utara terhubung lebih erat, jelas Basuki Hadimuljono, dengan ekosistem pembangunan IKN aspek ekonomi, logistik, maupun pengembangan kawasan.

Kolaborasi diharapkan memperkuat konektivitas kawasan dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional, timpal Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, memastikan pembangunan IKN memberikan manfaat luas bagi wilayah di sekitarnya.

Provinsi Kalimantan Utara bisa menunjang perkembangan IKN, antara lain melalui pengembangan desa adat dan budaya yang berpotensi menjadi destinasi pariwisata, serta penguatan pengelolaan taman nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.