Meski Gejolak Global Naik, Stok Energi Dalam Negeri Tetap Terjaga
📅 Rabu, 18 Mar 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim PenulisHangga menyebutkan Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Danantara, untuk mengembangkan fasilitas penyimpanan energi yang ditargetkan dapat meningkatkan cadangan hingga 60-90 hari ke depan.
"Jika dibandingkan dengan negara lain, kapasitas penyimpanan kita memang masih relatif kecil. Jepang memiliki cadangan hingga lebih dari 200 hari, sementara beberapa negara lain seperti Korea Selatan dan Taiwan bisa mencapai enam bulan. Karena itu, peningkatan storage menjadi salah satu prioritas," ujarnya.
Hangga menambahkan konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah juga berpotensi mempengaruhi harga energi global.
Saat ini harga minyak dunia telah bergerak di atas 100 dolar AS per barel, lebih tinggi dibandingkan asumsi harga minyak dalam APBN yang berada di kisaran 70 dolar per barel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kenaikan harga tersebut berpotensi berdampak pada beban subsidi energi.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, pemerintah menyiapkan sejumlah opsi kebijakan penghematan energi, termasuk mendorong penggunaan transportasi umum, kendaraan listrik, hingga opsi pengaturan pola kerja seperti work from home (WFH) apabila situasi global memburuk.
Selain itu, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program transisi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di antaranya, melalui program biodiesel, yang saat ini telah mencapai campuran B40 dan direncanakan meningkat menjadi B50, serta program dedieselisasi dengan menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di daerah 3T dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Di sisi lain, Hangga menambahkan pemerintah melalui Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) juga telah melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan BBM di berbagai wilayah guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.
"Pemerintah terus berkoordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan pasokan energi tetap aman, harga tetap stabil, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!