Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Kelaikan Bus di Lebak Bulus Ungkap Temuan Dominan Pemecah Kaca dan APAR Kedaluwarsa

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uji Kelaikan Bus di Lebak Bulus Ungkap Temuan Dominan Pemecah Kaca dan APAR Kedaluwarsa Doc: Antara
Ket. Petugas Terminal Lebak Bulus melakukan uji kelaikan bus (rampcheck) sebelum berangkat menuju kota tujuan, Jakarta, Selasa (17/3).

Jakarta - Ketiadaan pemecah kaca mendominasi pada temuan bus tidak laik jalan ketika dilakukan pemeriksaan (ramp check) untuk Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 

"Tidak ada pemecah kaca, jadi temuan paling sering saat kita uji kelaikan jalan bus," kata Kepala Terminal Lebak Bulus Joni Budhi saat ditemui di Jakarta, Selasa (17/3).

Joni mengatakan pemeriksaan kelayakan kendaraan tetap dilakukan secara rutin di terminal selama periode 13-29 Maret 2026.

Dia menjelaskan, temuan paling banyak terkait pemecah kaca itu karena adanya bangku tambahan yang menghalangi akses darurat pada bus.

Selain itu, ditemukan pula alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah kedaluwarsa, serta beberapa kondisi ban yang tidak sesuai standar, meskipun tidak mendominasi.

"Misalkan APAR-nya sudah kedaluwarsa dan juga rem ban," ucapnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.

Pengelola Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 17–18 Maret mengingat kenaikan jumlah penumpang berangkat.

Sebanyak 903 penumpang tercatat sudah diberangkatkan dari Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sejak H-8 hingga H-5 Lebaran 2026  dengan dominasi rute tujuan yakni ke Cirebon.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang diberangkatkan dalam empat hari terakhir menjelang Idul Fitri.

Pada 13 Maret atau H-8 Lebaran, terdapat 25 bus yang tiba dan berangkat, dengan jumlah penumpang sebanyak 246 orang.

Selanjutnya, pada 14 Maret (H-7), jumlah bus yang beroperasi meningkat menjadi 29 unit dengan penumpang berangkat sebanyak 251 orang.

Kemudian pada 15 Maret (H-6), tercatat 21 bus tiba dan berangkat dengan jumlah penumpang sebanyak 166 orang.

Sementara pada 16 Maret (H-5), terdapat 29 bus yang tiba dan berangkat dengan jumlah penumpang mencapai 240 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Prabowo Bawa 3 Pesan Pentin...

Kondisi Gelombang Tinggi di Perairan Aceh Barat

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.