Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG Imbau Wisatawan dan Pendaki Patuhi Zona Rekomendasi saat Mendaki Gunung Api untuk Cegah Kecelakaan

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 17:00 WIB | Oleh:
PVMBG Imbau Wisatawan dan Pendaki Patuhi Zona Rekomendasi saat Mendaki Gunung Api untuk Cegah Kecelakaan Doc: antara foto
Ket. Kepala PVMBG Hadi Wijaya

MATARAM - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau kepada wisatawan maupun pendaki untuk mematuhi zona rekomendasi jarak aman saat mendaki gunung api agar tidak mengalami kecelakaan maupun menjadi korban jiwa.

"Masyarakat harus siaga dan mematuhi zona rekomendasi yang kami buat," kata Kepala PVMBG Hadi Wijaya saat ditemui dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/8).

Saat musim kemarau, cuaca cerah tanpa kabut dan badai membuat kunjungan turis yang mendaki gunung cenderung meningkat. Dari 500 gunung di Indonesia, PVMBG menyebut ada 127 gunung api aktif.

Wisata pendakian banyak dilakukan di gunung-gunung api, seperti Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Timur, Gunung Dempo di Sumatera Selatan, dan Gunung Dukono di Maluku Utara.

Pada akhir 2023, sebanyak 23 orang tewas di dekat kawah Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat. Mereka tewas saat mendaki tanpa izin ke puncak gunung api tersebut.

Pada 2024, aktivitas pendakian tanpa izin dilakukan oleh belasan pendaki di Gunung Dukono. Mereka mendaki gunung yang rutin erupsi tersebut hanya untuk melihat abu vulkanik yang keluar dari mulut kawah.

Hadi menegaskan pentingnya untuk memperhatikan aturan dan regulasi yang berlaku dari pemerintah agar tidak ada lagi korban jiwa akibat aktivitas vulkanik gunung api.

"Misal zona rekomendasi 2 hingga 3 kilometer tidak boleh ada aktivitas, maka itu harus dipatuhi. Zona rekomendasi menjadi upaya kita bersama agar terhindar dari insiden kecelakaan, bahkan korban jiwa," pungkasnya.

Pada 26 Agustus 2025, PVMBG menerbitkan laporan khusus tentang peningkatan suhu air danau kawah Tiwu Koofai Nuwamuri di Gunung Kelimutu yang berlokasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Pemantauan sebelumnya suhu air danau hanya 25,3 derajat Celcius pada 18 Agustus 2025, kemudian naik menjadi 34,2 derajat Celcius pada 26 Agustus 2025.

Gunung Kelimutu merupakan gunung api wisata yang diminati oleh para turis. PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati kawah Tiwu Koofai Nuwamuri untuk menghindari letusan freatik dan menggunakan masker guna menghindari bau belerang yang menyengat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.