Perang Iran Hari ke-17: Apa Saja yang Terjadi?
📅 Selasa, 17 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SArab Saudi mengatakan telah mencegat 37 drone di wilayah timurnya pada hari Senin. Riyadh tidak menyebutkan dari mana drone-drone itu berasal.
Bahrain, Kuwait, dan Qatar juga melaporkan pencegatan drone pada hari Minggu.
Media pemerintah Saudi melaporkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Presiden UEA Sheik Mohamed bin Zayed Al Nahyan membahas perkembangan regional terkini selama percakapan telepon, dan menegaskan bahwa negara-negara GCC akan terus mengerahkan seluruh upaya mereka untuk mempertahankan wilayah masing-masing.
Di AS
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump, di dalam pesawat Air Force One, mengatakan AS sedang menyerang pabrik-pabrik drone Iran. “Iran hanya memiliki sedikit daya tembak yang tersisa. Kami telah menghancurkan kemampuan manufaktur mereka,” katanya.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menulis bahwa Iran "tidak efektif dan lemah secara militer" dan bahwa mereka menggunakan AI sebagai "senjata disinformasi". Dia menambahkan: "Mereka menunjukkan 'Kapal Kamikaze' palsu, menembaki berbagai kapal di laut, yang terlihat luar biasa, kuat, dan ganas, tetapi kapal-kapal ini tidak ada."
Di Israel
Sebaiknya Anda baca juga:
Media lokal melaporkan bahwa sirene serangan udara diaktifkan di Israel tengah pada Senin pagi ketika sebuah rudal ditembakkan dari Iran, tetapi proyektil tersebut mendarat di area terbuka, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kemudian, sirene meraung di Israel selatan.
Di Irak, Lebanon, dan Yordania
Sebuah sumber keamanan Irak mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara menghantam markas besar Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) pro-Iran di daerah Jurf al-Sakhar. Tiga orang terluka dalam serangan itu.
Sumber-sumber keamanan Irak mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pertahanan udara negara itu menanggapi serangan drone di dekat Kedutaan Besar AS di Baghdad dan pangkalan udara Balad di provinsi Salah al-Din.
Israel melancarkan gelombang serangan baru di Lebanon selatan. Militer Israel mengatakan mereka melancarkan operasi darat terbatas terhadap Hizbullah. Jumlah korban tewas di Lebanon telah meningkat menjadi 850, termasuk lebih dari 100 anak-anak.
Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengatakan kelompok bersenjata non-negara menembaki tiga patroli mereka pada Minggu sore.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!