Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Tangerang Pastikan Seluruh Bus Mudik Ikuti Inspeksi Kelayakan

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Tangerang Pastikan Seluruh Bus Mudik Ikuti Inspeksi Kelayakan Doc: ANTARA 
Ket. Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten, Senin (16/3/2026).

TANGERANG – Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten, memastikan seluruh kendaraan mudik, yang berangkat melalui Terminal Poris Plawad, Tangerang, melalui inspeksi kelayakan operasional kendaraan atau ramp check serta tes kesehatan bagi supir dan kernet.

"Bagi yang tidak memenuhi syarat tersebut, maka tak diberikan izin membawa pemudik dan diberikan tindakan tegas jika ditemukan penyalahgunaan narkoba," kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Maulana Arimatiar Damanik, di Tangerang, Banten, Selasa (17/3).

Ia mengatakan fokus ramp check meliputi pemeriksaan administrasi kendaraan sampai teknis kelayakan operasional kendaraan seperti penerangan, pengereman, ban, dimensi muatan, dan sebagainya.

Operasi ramp check dilakukan Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan dari Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Banten dan Polres Metro Tangerang Kota dengan menyasar puluhan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Poris Plawad.

Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan menargetkan operasi ramp check menyasar 30-50 kendaraan setiap harinya mulai dari 16 hingga 18 Maret 2026.

"Ada puluhan bus di Terminal Poris Plawad yang akan diperiksa setiap harinya untuk memastikan semua bus yang beroperasi pada arus mudik tahun ini dalam kondisi layak jalan," ujarnya.

Kepala Terminal Poris Plawad Alwin Suthena menambahkan semua sopir dan kondektur untuk menjalani tes kesehatan pada posko pelayanan kesehatan yang telah disediakan untuk memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan sehat.

"Kami mengimbau kepada semua pengemudi bus-bus yang beroperasi selama arus mudik tetap menjaga kesehatannya termasuk memperhatikan kondisi kendaraannya masing-masing, sehingga bisa mengantarkan para penumpang ke kota tujuannya dengan selamat, aman, dan nyaman," ujarnya.

Ia mengatakan jumlah penumpang pada puncak arus mudik diperkirakan mencapai 2.000 penumpang per hari.

Angka ini meningkat tajam dibandingkan hari biasa yang tercatat hanya 700 orang dengan jumlah angkutan mencapai 100–150 bus AKAP setiap harinya.

Bahkan, lanjut Alwien, jumlahnya bisa bertambah karena libur nasional, cuti bersama sampai kelonggaran WFA di sejumlah perusahaan turut memperpanjang kalender libur serta memicu peningkatan jumlah pemudik khususnya yang menggunakan transportasi darat melalui Terminal Poris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.