Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komentar Pelatih Persija Usai Ditahan Imbang Dewa United, Soroti Rumput Stadion JIS dan Kesalahan Fatal Pemain

📅 Senin, 16 Mar 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Komentar Pelatih Persija Usai Ditahan Imbang Dewa United, Soroti Rumput Stadion JIS dan Kesalahan Fatal Pemain Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza (tengah) menjawab pertanyaan pewarta pada jumpa pers setelah pertandingan BRI Super League melawan Dewa United di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3).

JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, melontarkan kritik tajam terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS) setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United dalam lanjutan BRI Super League, Minggu (15/3).

Souza menilai kondisi rumput yang tidak ideal menjadi penghambat utama bagi Macan Kemayoran untuk memeragakan permainan teknis dan tempo cepat yang menjadi ciri khas timnya.

“Menurut saya, pertandingan ini secara teknis sangat buruk. Jika dianalisis, hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas dari kedua tim,” kata Souza dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pada pertandingan itu, Persija unggul terlebih dahulu melalui gol Maxwell menjelang turun minum. Namun Dewa mampu menyamakan kedudukan lewat gol Alexis Messidoro pada awal babak kedua.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kondisi rumput yang buruk membuat timnya tidak dapat menjalankan pola permainan yang mengandalkan umpan pendek dan tempo cepat.

“Lapangan tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola dan tontonan yang baik,” ujarnya.

​​​​​​​Souza menilai situasi tersebut membuat Persija kesulitan membangun serangan meski memiliki pemain dengan kualitas teknik yang baik.

Ia juga menyoroti catatan hasil timnya di stadion tersebut. Menurutnya, Persija justru kehilangan sejumlah poin penting saat bermain di kandang sendiri.

“Di sini kami kehilangan poin saat melawan Bali (United, imbang 1-1), Malut (United, imbang 1-1), dan sekarang Dewa. Total ada enam poin yang tertinggal di JIS,” kata Souza.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan performa tim saat bermain tandang, ketika Persija mampu meraih kemenangan atas lawan-lawan yang sama.

Selain faktor lapangan, Souza juga menilai gol yang dicetak Dewa United berawal dari kesalahan pengambilan keputusan pemain Persija dalam situasi akhir pertandingan.

Ia menjelaskan bahwa bola seharusnya dibuang jauh dari area permainan untuk meredam tekanan lawan. Namun bola justru kembali diarahkan ke area tengah sehingga memberi kesempatan bagi lawan melakukan serangan balik.

“Bola ada di kaki pemain kami. Seharusnya bola dibuang ke belakang atau keluar lapangan, tetapi justru dimasukkan kembali ke duel. Dari situ mereka melakukan serangan balik empat lawan tiga dan akhirnya mencetak gol,” ujarnya.

Dengan hasil itu, Persija tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 52 poin, dan gagal menempel pemuncak klasemen Persib Bandung (58 poin) dan tim peringkat kedua Borneo FC (54 poin). Laga Borneo menjamu Persib dimainkan pada saat yang bersamaan dan berakhir imbang 1-1.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.