Kemenperin: Temu Bisnis Buka Peluang Kerja Sama Baru IKM Kerajinan Nasional
📅 Senin, 16 Mar 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan antara IKM dan buyer, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelaku IKM untuk memahami kebutuhan pasar serta meningkatkan kesiapan usaha mereka dalam menjalin kerja sama bisnis yang berkelanjutan,"ujar Budi.
Rangkaian kegiatan Business Matching diawali dengan sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari berbagai sektor. Pada sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai pentingnya legalitas bahan baku melalui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dan aspek legalitas bahan baku dalam mendukung keberlanjutan industri kerajinan berbasis sumber daya alam.
Diskusi juga menghadirkan perwakilan dari Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO) yang memaparkan keunggulan desain dan keterampilan perajin produk kerajinan Indonesia, serta perwakilan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang menjelaskan kebutuhan produk kerajinan dalam sektor hospitality.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konsultasi bisnis dan one-on-one desk, yang mempertemukan pelaku IKM kerajinan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk buyer, mitra industri, serta lembaga pemerintah yang terkait dengan pengembangan industri kerajinan. Dalam sesi ini, pelaku IKM dapat melakukan konsultasi secara langsung mengenai peluang kerja sama bisnis, peningkatan kualitas produk, hingga pemenuhan persyaratan pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Kehutanan, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta, serta asosiasi industri yang memberikan pendampingan dan konsultasi kepada pelaku IKM terkait aspek teknis maupun regulasi yang diperlukan untuk memperluas pasar produk kerajinan," ucap Budi.
Budi berharap, melalui kegiatan ini semakin banyak pelaku IKM kerajinan yang mampu memperluas akses pasar baik di dalam negeri maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi industri kerajinan nasional sebagai salah satu sektor strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif dan industri berbasis budaya di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!