Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Desak Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Hadapi Ancaman Iran

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Trump Desak Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Hadapi Ancaman Iran Doc: Independent
Ket. Ketegangan di kawasan Teluk meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta negara-negara sekutu mengirimkan kapal perang untuk menjaga keamanan Selat Hormuz. Jalur pelayaran tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia yang sangat vital bagi perdagangan energi global.

JAKARTA - Ketegangan di kawasan Teluk meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta negara-negara sekutu mengirimkan kapal perang untuk menjaga keamanan Selat Hormuz. Jalur pelayaran tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia yang sangat vital bagi perdagangan energi global.

Di sisi lain, pemerintah Iran meminta warganya untuk mengevakuasi tiga pelabuhan di Uni Emirat Arab. Seruan tersebut muncul di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang masih terus memanas.

Seruan evakuasi itu menandai pertama kalinya Teheran secara terbuka mengancam aset non-AS di negara tetangga kawasan Teluk. Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat menggunakan fasilitas pelabuhan di UEA untuk melancarkan serangan.

Teheran mengklaim serangan tersebut ditujukan ke Pulau Kharg yang menjadi terminal utama ekspor minyak Iran. Namun, pemerintah Iran tidak menyertakan bukti konkret terkait tuduhan tersebut.

Pemerintah Iran menyebut pasukan AS menggunakan sejumlah pelabuhan dan dermaga di wilayah UEA sebagai titik operasi. Karena itu, Iran mendesak warganya meninggalkan area yang diduga menjadi lokasi perlindungan pasukan Amerika Serikat.

Sementara itu, krisis kemanusiaan di Lebanon juga dilaporkan semakin memburuk. Lebih dari 800 orang dilaporkan tewas dan sekitar 850.000 orang terpaksa mengungsi akibat serangan beruntun yang dilancarkan Israel terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Amerika Serikat melancarkan serangan dari wilayah UEA. Ia menyebut operasi militer tersebut berasal dari kawasan Ras Al-Khaimah serta lokasi lain yang berada sangat dekat dengan Dubai.

Menurut Araghchi, Iran akan berupaya berhati-hati agar tidak menyerang wilayah yang memiliki populasi sipil besar. Namun ia menegaskan Iran tetap memiliki hak untuk membalas serangan yang dianggap mengancam kedaulatan negaranya.

Komando Pusat militer AS menyatakan tidak memberikan tanggapan terhadap klaim yang disampaikan Iran. Sementara itu, penasihat diplomatik presiden UEA Anwar Gargash menegaskan negaranya berhak mempertahankan diri, namun tetap mengedepankan sikap menahan diri.

Iran diketahui telah meluncurkan ratusan rudal dan drone ke berbagai wilayah di kawasan Teluk selama konflik berlangsung. Teheran menyatakan target utama serangan tersebut adalah aset militer Amerika Serikat.

Namun sejumlah laporan menyebut beberapa serangan juga menyasar fasilitas sipil. Di antaranya bandara dan ladang minyak di kawasan Teluk yang dinilai memiliki kepentingan strategis bagi ekonomi regional.

Araghchi juga menyampaikan bahwa Selat Hormuz hanya akan ditutup bagi pihak yang menyerang Iran dan sekutunya. Pernyataan itu memicu kekhawatiran global terkait potensi gangguan terhadap distribusi energi dunia.

Dalam pernyataan terpisah, Trump mendesak sekutu Amerika Serikat untuk membantu menjaga keamanan jalur pelayaran tersebut. Ia menyebut negara seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris dapat berperan dalam operasi pengamanan di Selat Hormuz.

Pemerintah Inggris menyatakan saat ini sedang berdiskusi dengan sekutu mengenai berbagai opsi untuk menjaga keamanan pelayaran. Sementara Iran menyebut seruan Trump tersebut sebagai upaya meminta dukungan internasional dalam konflik yang sedang berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Buruan War Tiket Kereta Api...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.