Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Para Pemudik Agar Waspadai Potensi Hujan Selama Perjalanan

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 16:58 WIB | Oleh:
BMKG Ingatkan Para Pemudik Agar Waspadai Potensi Hujan Selama Perjalanan  Doc: Pinterest

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengingatkan masyarakat agar tetap waspada menyikapi perkembangan cuaca selama perjalanan mudik. Ia menyatakan kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sebenarnya masih relatif sangat kondusif.

“Tetap pantau informasi cuaca darat, laut, dan udara yang terbarui. Informasi tersebut dapat membantu menyesuaikan rencana perjalanan mudik melalui berbagai kanal resmi BMKG,” ujar Faisal melalui laman resmi BMKG di Jakarta, Sabtu (14/3).

Faisal mengatakan kesiapan masyarakat memantau pembaruan prakiraan cuaca menjadi bagian penting dalam mendukung perjalanan aman. Ia menegaskan pemudik harus merujuk pada sumber resmi dan mengabaikan informasi yang tidak dapat dipastikan.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi Andri Ramdhani menjelaskan aktivitas Madden-Julian Oscillation mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia. Ia menyebut fenomena tersebut diperkuat oleh adanya aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial serta Gelombang Kelvin saat ini.

Andri menyampaikan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat terjadi pada 14 sampai 17 Maret 2026 di Sumatra. Ia memprediksi peluang hujan juga melanda Sulawesi Selatan dan Papua pada periode 18 hingga 20 Maret 2026.

Andri mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus dengan cakupan cukup luas di sebagian jalur mudik sektor penerbangan. Ia menyebut peluang kemunculan awan tersebut mencapai lebih dari 75 persen di wilayah utara Papua.

“Masyarakat pesisir wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan perlu waspada. Mereka perlu mewaspadai potensi banjir rob yang diprakirakan terjadi bergantian pada 14 hingga 19 Maret 2026,” ujar Andri.

Plh. Direktur Meteorologi Publik Ida Pramuwardani merekomendasikan pemudik memantau informasi cuaca secara berkala melalui aplikasi resmi. Ia mengimbau masyarakat agar menyiapkan perlengkapan darurat sebelum memulai perjalanan mudik menuju kampung halaman masing-masing.

Ida mengatakan pengendara harus meningkatkan kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi hujan untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas. Ia mengingatkan warga agar memastikan kondisi rumah aman dari risiko bencana hidrometeorologi sebelum ditinggalkan pergi mudik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Luar Negeri
Brasil Protes Tarif Dagang ...
Luar Negeri
Uni Eropa Blokir Total Impo...
Advertisement
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.