Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelepasan Pemudik Disabilitas Sebagai Komitmen untuk Mendukung Layanan Inklusi

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 23:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelepasan Pemudik Disabilitas Sebagai Komitmen untuk Mendukung Layanan Inklusi Doc: Antara
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melepas para pemudik disabilitas yang akan kembali ke kampung halaman sebagai komitmen untuk mendukung layanan inklusif.

Ia mengatakan pemberian dukungan layanan mudik bagi para pemudik disabilitas itu juga sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu setiap kelompok masyarakat agar dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat dan gembira.

“Kami menyelenggarakan acara buka bersama dengan masyarakat penyandang disabilitas dan juga peluncuran Mudik Asik Bersama Para Penyandang Disabilitas. Ini program yang juga sejalan dengan arahan Bapak Presiden untuk kami memberikan bantuan kepada masyarakat agar dapat mudik ke kampung halaman dengan selamat, gembira dan dapat merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman masing-masing,” kata Mendikdasmen Mu'ti dalam kegiatan bertajuk Ramadan Gembira Mendikdasmen bersama 1000 Difabel di Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Sabtu sore.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sederet komitmen pihaknya dalam memperkuat layanan pendidikan yang inklusif sebagai bagian dari perwujudan pendidikan bermutu untuk semua.

Salah satunya ialah Kemendikdasmen siap menambah unit sekolah luar biasa (SLB) di beberapa provinsi guna memperluas akses layanan pendidikan bagi murid dengan status ABK.

Selain itu, pihaknya juga siap memperkuat implementasi layanan pendidikan inklusif yang setara pada sekolah-sekolah formal guna memperluas akses murid dengan status ABK yang memungkinkan untuk belajar bersama dengan murid reguler.

Ketiga, ia mengatakan Kemendikdasmen pun siap memperkuat layanan pendidikan non formal guna membekali murid-murid ABK dengan keterampilan vokasional yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Selain menambah jumlah sarana dan prasarana, pihaknya juga siap menyelenggarakan pelatihan kilat untuk menambah jumlah guru-guru pendamping bagi murid ABK, baik di sekolah SLB maupun sekolah inklusi pada tahun ini.

“Ini merupakan amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional yang didalamnya menyebutkan bahwa anak-anak yang berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan layanan khusus,” tegas Mu’ti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.