Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Evaluasi Besar Program Magang, Kemnaker Perketat Seleksi Usai 8 Ribu Peserta Mundur

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evaluasi Besar Program Magang, Kemnaker Perketat Seleksi Usai 8 Ribu Peserta Mundur Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi program magang nasional.

JAKARTA – Memperketat proses seleksi dalam Program Magang Nasional menjadi langkah penting untuk memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat optimal bagi peserta maupun dunia industri.

Seleksi yang lebih ketat memungkinkan penyaringan kandidat yang memiliki kesiapan kompetensi, motivasi, serta kesesuaian dengan kebutuhan sektor usaha.

Selain meningkatkan kualitas peserta, mekanisme ini juga dapat mencegah praktik penyalahgunaan program magang sebagai tenaga kerja murah, sekaligus memperkuat fungsi magang sebagai sarana peningkatan keterampilan, pengalaman kerja, dan jembatan menuju penyerapan tenaga kerja yang lebih berkelanjutan.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memperketat proses seleksi Program Magang Nasional pada gelombang (batch) berikutnya, menyusul tingginya angka pengunduran diri peserta yang mencapai 8.327 orang dari total pemagang yang telah diterima.

Selain itu, dari total 102.696 peserta yang telah ditetapkan dalam program batch I hingga III, sebanyak 4.238 pemagang tercatat tidak aktif, sedangkan jumlah peserta magang yang masih aktif mencapai 90.131 orang.

“Pada intinya adalah kami mengatakan next batch itu penyaringannya lebih ketat, dengan kita antara lain komunikasi nanti yang lebih intens dengan Kemdiktisaintek untuk tentunya menyampaikan kepada kampus-kampus melalui Career Development Center (CDC),” kata Kepala Badan Perencanaan Ketenagakerjaan Kemnaker, Anwar Sanusi di Jakarta, Jumat.

Anwar menjelaskan, pihaknya telah mengkaji berbagai alasan pengunduran diri peserta magang. Sebagian peserta mundur karena telah diterima bekerja, terutama pada pekerjaan tetap, yang dinilai sebagai hal positif.

Namun, ada pula pemagang yang mundur karena pekerjaan magang dinilai kurang menarik atau tidak sesuai dengan minat mereka.

“Kalau mereka mundur, ya sudah kita cut dan tentunya dia tidak akan mendapatkan hak-haknya sebagai peserta magang,” kata dia.

Terkait pelaksanaan program magang batch IV tahun ini, Anwar mengatakan bahwa Kemnaker masih menunggu arahan Presiden lebih lanjut, meski sudah ada sinyal bahwa program tersebut akan dilanjutkan.

Jika program kembali dilaksanakan pada tahun ini, imbuh dia, Kemnaker akan menyiapkan skema yang lebih baik dan lebih rapi agar memberikan dampak lebih besar, terutama dalam meningkatkan peluang kerja (employability) bagi para peserta.

Ia juga mengisyaratkan, kuota peserta pada batch berikutnya berpotensi bertambah dari target tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 100 ribu orang.

Secara keseluruhan, Kemnaker akan melakukan pembenahan dalam penyelenggaraan program magang, tidak hanya proses seleksi, melainkan juga penyebaran lokasi magang agar tidak terpusat di Jakarta serta melibatkan lebih banyak institusi.

Penyelenggara program magang, baik perusahaan maupun institusi, juga diminta menyampaikan proposal yang lebih detail mengenai kebutuhan pemagangan sehingga pekerjaan yang diberikan kepada peserta dapat terdefinisi secara rinci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.