Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Makassar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Gowa

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 03:30 WIB | Oleh:
Basarnas Makassar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Gowa Doc: ANTARA/HO-Basarnas Makassar
Ket. Suasana pencarian korban perempuan lansia Daeng Patiha yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (11/3).

GOWA -- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar akhirnya pada Rabu (10/3), menghentikan Operasi Search and rescue (SAR) pencarian Daeng Patiha (70) yang tenggelam di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

"Hingga hari terakhir korban belum berhasil ditemukan. Setelah evaluasi dan koordinasi bersama keluarga serta pemerintah setempat, operasi SAR secara resmi dihentikan," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan, Rabu.

Penghentian pencarian korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada 5 Maret 2026 di sungai setempat telah dilakukan semaksimal mungkin selama tujuh hari sesuai aturan. Kendati tim SAR gabungan menemui kendala cuaca, namun tidak menyurutkan semangat pencarian. 

"Tim gabungan telah melakukan berbagai upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan metode darat dan perahu pada beberapa sektor pencarian. Tetapi hasilnya korban belum ditemukan," tuturnya.

Selain itu tim SAR gabungan telah mengoptimalkan upaya pencarian dengan membagi area operasi menjadi beberapa sektor. Pencarian dibagi empat Search and Rescue Unit (SRU). 

Masing-masing SRU melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bilareng baik melalui penyelaman maupun penyisiran darat di sisi kiri dan kanan sungai 

Untuk SRU 1 melakukan penyelaman di beberapa titik yang dicurigai di Sungai Bilareng. Sementara SRU 2 melakukan penyisiran berjalan kaki dari lokasi kejadian sejauh 3 kilometer menuju Air Terjun Bantimurung Dua. 

Sedangkan SRU 3 melanjutkan penyisiran dari Air Terjun Bantimurung sejauh empat kilometer hingga Jembatan Datara, dan SRU 4 menyisir dari Jembatan Datara sejauh tiga kilometer menuju Dusun Bangkeng Tabbing. 
  
Dengan penutupan operasi SAR tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan termasuk masyarakat yang telah bekerja keras di lapangan dalam kondisi medan sungai yang cukup berat, dengan debit air tinggi, batu besar, serta jeram di sepanjang aliran sungai.

Dengan penghentian operasi SAR tersebut, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Unsur SAR terlibat dalam operasi antara lain Tim Rescue Kantor SAR Makassar, BPBD Gowa, MRB, FPL Lompobattang, TNI, Polri, SAR Unhas, SAR UNM, serta masyarakat setempat.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, khususnya pada musim hujan dengan debit air tinggi, agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi kecelakaan di perairan. Bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban, bisa langsung menghubungi Basarnas untuk Tindakan evakuasi.

Sebelumnya, korban perempuan lanjut usia ini diketahui warga Dusun Lemoa. Informasi diterima, pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WITA ia berangkat menuju sawah. Namun hingga siang hari korban tidak kunjung kembali ke rumah. 

Keluarga yang melakukan pencarian menemukan barang milik korban di tepi Sungai Bilareng saat itu dalam kondisi debit air meningkat setelah hujan deras. Diduga korban terbawa arus sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan Ungkap Produksi Su...
Rona
Joe Taslim Turut Berperan d...
Daerah
PT KAI: Volume Penumpang St...
Nasional
KAI Group Telah Layani 6,2 ...
Ekonomi
Menkeu: Anggaran Kemenkeu T...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.