AS Cabut Sementara Sanksi Terhadap Minyak Russia
📅 Jumat, 13 Mar 2026, 18:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam beberapa hari terakhir, Trump berusaha meredakan kekhawatiran tentang tingginya harga minyak. “Amerika Serikat adalah produsen minyak terbesar di dunia, jauh di atas negara lain, jadi ketika harga minyak naik, kita menghasilkan banyak uang,” tulisnya di media sosial pada hari Kamis. “TETAPI, yang jauh lebih menarik dan penting bagi saya, sebagai Presiden, adalah menghentikan [sic] sebuah kekaisaran jahat, Iran, dari memiliki senjata nuklir, dan menghancurkan Timur Tengah dan, memang, dunia. Saya tidak akan pernah membiarkan itu terjadi!”
Namun, menjelang pemilihan paruh waktu bulan November, kenaikan harga bahan bakar dapat menjadi tantangan bagi Trump, mengingat sekutu-sekutu Republiknya sedang mempertahankan mayoritas tipis mereka di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!