Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluncuran Modul Literasi-numerasi Berbasis Budaya Lokal

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peluncuran Modul Literasi-numerasi Berbasis Budaya Lokal Doc: Antara

Kupang - Puluhan guru sekolah dasar di Kabupaten Sumba Barat, NTT meluncurkan modul ajar literasi dan numerasi berbasis budaya lokal untuk memperkuat pembelajaran siswa melalui pendekatan kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga di Waetabulla Kamis, mengatakan pendekatan pembelajaran yang berakar pada kehidupan dan budaya lokal penting untuk membantu siswa memahami materi pelajaran secara lebih kontekstual.

“Bukan hanya modul yang dihasilkan, tetapi juga proses belajar yang dijalani para guru. Guru tidak hanya mengajar dari buku, tetapi kembali mengenali kehidupan nyata murid-muridnya,” katanya.

Menurut dia, guru perlu hadir lebih dekat dengan kehidupan masyarakat agar mampu memahami budaya, pekerjaan, serta keseharian anak-anak sehingga proses pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna.

Lebih lanjut dijelaskan, modul ajar tersebut merupakan hasil pengembangan guru melalui program pelatihan dan pendampingan yang difasilitasi oleh Sokola Institute bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat dengan dukungan dari William & Lily Foundation.

Dalam program tersebut, sebanyak 92 guru kelas 1 hingga kelas 3 sekolah dasar mengikuti pelatihan untuk menggali konteks sosial, budaya, dan lingkungan kehidupan anak sebagai sumber belajar. 

Dari jumlah tersebut, 40 guru kemudian mendapatkan pendampingan intensif untuk menyusun modul ajar yang mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam pembelajaran literasi dan numerasi.

Program Ta Hakola Huba diarahkan untuk mendorong inovasi pembelajaran di sekolah dasar melalui penguatan literasi dan numerasi yang disesuaikan dengan konteks lokal.

Modul yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi pembelajaran yang terus dikembangkan oleh para guru di Kabupaten Sumba Barat guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.