Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Veto Resolusi PBB Usulan Russia untuk Gencatan Senjata di Timur Tengah

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Veto Resolusi PBB Usulan Russia untuk Gencatan Senjata di Timur Tengah Doc: X/UN_News_Centre
Ket. Rancangan resolusi yang dipimpin Russia mengenai krisis Timur Tengah gagal diadopsi setelah tidak menerima dukungan minimum yang dibutuhkan di Dewan Keamanan PBB.

PBB - Amerika Serikat pada Rabu  (11/3) memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang disusun Rusia menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah dan mengecam serangan terhadap warga sipil, demikian lapor RIA Novosti.

Latvia juga menentang resolusi tersebut. Sembilan lainnya abstain, sementara empat negara anggota mendukung.

Dokumen yang diserahkan oleh Russia itu meminta “semua pihak” untuk segera menghentikan permusuhan “di Timur Tengah dan sekitarnya.” Rancangan tersebut juga mengecam semua serangan terhadap warga sipil dan menyerukan semua yang terlibat dalam eskalasi untuk kembali melakukan diplomasi. Meski tidak menyebutkan negara mana pun.

Selain itu, dokumen tersebut juga mencatat “pentingnya menjamin keamanan semua negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.”

Dalam pembukaannya, DK PBB menyatakan kesedihan atas korban tewas dalam konflik tersebut dan menegaskan kembali larangan penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah suatu negara.

Sebelumnya, DK PBB pada hari yang sama Rabu telah mengadopsi resolusi yang dirancang Bahrain berisi tuntutan agar Iran mengakhiri serangan terhadap negara-negara Teluk.

Namun demikian, resolusi tersebut tidak menyebutkan perihal serangan militer dari Amerika Serikat dan Israel terhadap negara Republik Islam tersebut, demikian menurut laporan koresponden RIA Novosti.

Tiga belas negara memberikan suara mendukung dokumen tersebut, sementara Rusia dan China abstain.

Resolusi tersebut mengecam serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania, serta menuntut agar serangan tersebut segera dihentikan.

Namun, resolusi itu juga tidak menyebutkan agresi AS dan Israel, serta bahkan tidak menyerukan kedua negara tersebut untuk menghentikan serangan terhadap Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Beregu Bulu Tangkis Asian Games Mulai 20 September

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Beregu Bulu Tangkis Asian G...
Olahraga
Rama Fazza Fauzan dan Fauza...

Cara Mengembangkan Destinasi Piknik Saung Eling Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Mengembangkan Destinas...
Daerah
Jangan Lengah, Desa Piknik ...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.